Rancangan yang Dahsyat dan Ajaib
Kalangan Sendiri

Rancangan yang Dahsyat dan Ajaib

Lori Official Writer
      2414

Ayat Renungan: 

Mazmur 139: 14, “Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.”

Ulangan 6: 6-7, “Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.”

 

Selain mengingatkan kita sendiri tentang identitas diri kita, ayat renungan dari kitab Mazmur pagi ini juga bisa kita pakai untuk mengajarkan seorang anak tentang identitasnya di dalam Tuhan. Katakan sesering mungkin ke anak-anak kita bahwa mereka “dirancang Tuhan dengan cara yang dahsyat dan ajaib”. 

Anak perlu mengenal dirinya sebagai ciptaan Tuhan yang tak ternilai. Anak harus tahu identitasnya bahkan sejak usia yang masih sangat belia dan mengerti bahwa mereka dilahirkan untuk satu tujuan yang besar dari Tuhan.  Tapi sadar atau tidak, banyak dari kita yang lupa menyampaikan informasi penting ini kepada anak. Sampai mereka bertumbuh besar dan mulai mempertanyakan tentang siapa diri mereka dan untuk apa mereka ada di dunia ini. 

Inilah tujuan Tuhan kenapa kita diminta melakukan perintah yang ditulis dalam Ulangan 6: 6-7, “Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.” Tuhan mau setiap keturunan kita mewarisi DNA ilahi. Saat anak mengenali dirinya sebagai buatan tangan Tuhan yang indah, dahsyat, ajaib dan istimewa, seburuk apapun orang menilai anak dia tidak akan tersinggung atau berkecil hati. Karena anak tahu siapa dirinya dan dari mana dia berasal. 

Mari bagikan dua hal penting ini kepada anak-anak kita, murid sekolah minggu kita atau siswa di sekolah kita tentang identitasnya di dalam Tuhan.

Pertama, siapa kita? Mazmur 139: 4, mengatakan bahwa “kejadian kita dahsyat dan ajaib”. Seorang anak perlu tahu bahwa Tuhan menciptakan milyaran manusia dengan memberi mereka masing-masing bentuk fisik, kelebihan, kepribadian dan potensi. Jadi kita bisa memberi pemahaman bahwa Tuhan tak pernah menciptakan seseorang dengan design yang salah. Tak peduli kita terlahir dengan hidung pesek, pendek atau tak sempurna, Tuhan selalu memandang kita dengan satu nilai yang sama yaitu “kita ajaib dan berharga”.

Kedua, kenapa kita ada? Tujuan setiap orang ada di dunia ini adalah untuk hidup mengasihi Tuhan dan sesama. Inilah yang Yesus sampaikan dalam Matius 22: 37-39, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Hari ini, mari menghidupi identitas ini lebih dulu supaya kita bisa dengan percaya diri mengajarkannya kepada anak-anak kita. Ingat, ini bukan hanya tugas orang tua tetapi juga tugas kita sebagai guru sekolah minggu, pendidik dan siapapun kita yang dipercayakan mengasuh seorang anak. 

 

Action: Hari ini mari bagikan ayat Mazmur 139: 14 kepada dirimu sendiri, pasangan, anak maupun seseorang yang kamu kenal. Yakinkan bahwa mereka adalah orang-orang yang berharga dan dikasihi.

Ayat Hafalan: Titus 2: 6-7, “Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik.”

Ikuti Kami