Menolong Orang Lain yang Membutuhkan, Itulah yang Tuhan Ajarkan

Renungan Harian / 22 July 2022

Kalangan Sendiri
Menolong Orang Lain yang Membutuhkan, Itulah yang Tuhan Ajarkan
Dwi Agus Priono Contributor
      8310

Matius 5: 42

Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

 

Bacaan setahun : Mazmur 22; Matius 22; Yesaya 1-2

Ayat yang kita renungkan hari ini adalah bagian dari khotbah Tuhan Yesus di Bukit kepada orang-orang yang mengikuti Dia. Tuhan Yesus sedang menyampaikan nilai-nilai kerajaan Allah, yang lebih mulia dari sekedar melakukan kewajiban agamawi. Penekanan pada sikap hati dan tindakan yang didasarkan kasih lebih penting daripada sekedar menjalankan aturan-aturan agama.

Salah satu bagian penting dari sikap mengasihi sesama adalah dengan memberikan pertolongan saat orang lain membutuhkan. Dikatakan, “Berilah… jangan menolak…”

Ini adalah perintah Tuhan bagi kita. Tentu hal ini mensyaratkan dua hal. Pertama, kita memiliki sesuatu untuk diberikan. Kedua, memang orang yang meminta tersebut adalah benar-benar membutuhkan. Kita tentu tidak dapat memberikan sesuatu yang kita tidak miliki, bukan? Demikian juga, kita perlu memastikan bahwa orang tersebut benar-benar membutuhkan.

Menolong orang lain yang sedang membutuhkan adalah sikap yang perlu kita kembangkan dalam hidup kita. Dibutuhkan kesediaan untuk berkorban. Bukankah Tuhan Yesus sudah memberi teladan kepada kita? Dia mengorbankan diri-Nya karena Dia mengasihi kita. Demikian juga kita harus saling tolong menolong. “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.”, demikian perkataan Paulus kepada jemaat di Galatia (Galatia 6:2).

Sahabat, ketika kita mengulurkan tangan bagi yang membutuhkan, kita sedang menyatakan kasih Tuhan kepada orang yang kita tolong. Kita menjadi perpanjangan tangan Tuhan bagi mereka. Bisa jadi, kita adalah jawaban doa yang selama ini dinantikan. Jadi, marilah kita melakukannya dengan sukacita.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?