Beroleh Berkat Sesuai Ukuran Iman

Renungan Harian / 12 May 2022

Kalangan Sendiri
Beroleh Berkat Sesuai Ukuran Iman
Lori Official Writer
      3938

Amsal 17: 24

Pandangan orang berpengertian tertuju pada hikmat, tetapi mata orang bebal melayang sampai ke ujung bumi.

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 132; 2 Korintus 5; 1 Samuel 30-31

Sebagian besar dari hal yang kita lakukan setiap hari menjadi sesuatu yang tak berarti. Jangankan 5 menit, hal itu bahkan tidak bisa diingat dalam lima tahun ke depan. 

Meski menyakitkan, tetapi dengan jujur kita akui bahwa ada banyak yang kita lakukan sebenarnya tidak penting. Untuk mencapai impian, kita harus memutuskan apa yang benar-benar penting dan yang berdampak jangka panjang dalam hidup kita. Lalu fokus melakukan hal tersebut.

Amsal 17: 24 berkata, “Pandangan orang berpengertian tertuju pada hikmat, tetapi mata orang bebal melayang sampai ke ujung bumi.”

Setelah kita mengetahui apa hal yang paling penting, tetapkan tujuan yang cukup besar untuk menuntun kita. Yesus berkata dalam Matius 9 bahwa Dia akan memberkati kita sesuai dengan yang kita perlukan. Berkat-Nya tergantung pada ukuran iman kita. “Jadilah kepadamu menurut imanmu.” (Matius 9: 29) 

Mari perhatikan bejana kita masing-masing, Tuhan rindu untuk mengisinya. Apakah kita memiliki bejana yang kecil, berisi 5 galon atau tong iman 100 galon? Tuhan mau mengisinya sesuai dengan iman kita. Berapa besar kepercayaan kita bahwa Dia akan memberkati kita?

Kita bisa berjalan dalam iman dengan menetapkan tujuan yang kita inginkan. Kita bisa berkata, “Tuhan, aku percaya Engkau memberi tahu aku bahwa Engkau mau aku mencapai hal ini tahun depan. Aku akan benar-benar memaksa diriku untuk melakukannya, tetapi aku percaya inilah yang harus aku lakukan.”

Hari ini tentukanlah mimpi yang ingin dicapai, lihat apa yang Tuhan akan lakukan.

 

Hak cipta Pendeta Rick Warren, diambil dari renungan Crosswalk.com

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?