Menabur Dengan Mencucurkan Air Mata

Renungan Harian / 6 February 2015

Kalangan Sendiri
Menabur Dengan Mencucurkan Air Mata
Tiurma Ida Purba Official Writer
      28433
Show English Version

Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya. ( Mamur 126:5-6)

 

Bacaan Alkitab Setahun  [kitab]Mazmu37[/kitab] ; [kitab]Kisah9[/kitab]; [kitab]Kelua23-24[/kitab]

 

Hidup adalah sebuah proses. Dalam proses tersebut dibutuhkan sebuah tindakan yaitu menabur. Kata “ menabur” berarti sebuah tindakan yang dilakukan berulang-ulang. Jadi, ketika Anda menabur kebaikan kepada orang lain, maka Anda akan menuai kebaikan pula. Demikian juga, ketika Anda menabur kejahatan maka Anda akan menuai kejahatan.

Salah satu ilmuwan fisika yang terkenal, Albert Einstein adalah seorang yang membuktikan orang yang menabur pasti akan menuai. Orang tua Albert sudah merasa habis akal dengan nilainya yang rendah di sekolah. “ Einstein, engkau tidak akan pernah menjadi seseorang “, ungkap seorang guru kepada Enstein.

Namun, orang tua, teman-teman, dan guru Einstein tidak pernah menyangka apa yang akan terjadi pada Enstein. Mereka semua meragukan kemampuannya. Kini Einstein telah berhasil mengukir namanya dalam sejarah. Menabur dan menuai adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Menabur pasti menuai, tidak menabur tentunya tidak akan menuai. Sederhana bukan?. Namun, inilah yang terkadang sukar bagi orang banyak. Banyak orang yang hanya ingin menikmati hasilnya saja, tanpa harus membayar harga.

Filipi 1: 29 berkata : “ Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia”.

Ayat ini mengingatkan bahwa untuk percaya kepada Tuhan saja tidak cukup. Orang yang telah diselamatkan Tuhan juga harus menabur ( membayar harga) jika ingin menuai. Ada harga yang harus dibayar untuk mendapatkan sesuatu. Kiranya Anda terus menabur, hingga saatnya anda akan menuai. Tetaplah kuat karena Tuhan selalu menyertai orang-orang yang percaya kepadaNya.

 

Ketika Anda menabur, menaburlah dengan semangat. Agar anda menuai juga dengan semangat, semangat untuk menikmati.


Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?