Selangkah Lebih Maju

Renungan Harian / 31 March 2013

Kalangan Sendiri
Selangkah Lebih Maju
Budhi Marpaung Official Writer
      11953
Show English Version

Yohanes 20:22

"Sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata, “Terimalah Roh Kudus…”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 91; Lukas 3; Ulangan 28

Sebuah universitas di Surabaya memiliki semboyan “Selangkah Lebih Maju”. Maksudnya adalah berpikir dan bertindak melampaui apa yang ada sekarang. Berorientasi ke masa depan. Lebih dulu mengantisipasi dan mempersiapkan diri untuk masa depan. Sebuah semboyan yang bagus, bukan ?

Peristiwa Paskah yang kita peringati hari ini mengingatkan kita akan sosok Yesus Kristus yang juga senantiasa “selangkah lebih maju”. Sementara orang kebanyakan masa berkutat pada masa kini, Dia sudah bernubuat tentang masa depan. Sementara orang berduyun-duyun mau mendengar Khotbah-Nya, Dia sudah mulai menyiapkan para murid yang kelak bakal meneruskan karya-Nya.

Sementara masih di tengah jalan, Dia sudah berbicara tentang penderitaan dan kematian-Nya. Sementara jasad-Nya mau dirempahi, Dia sudah bangkit meninggalkan kubur. Sementara para murid masih terperanjat akan kebangkitan-Nya, Dia sudah bicara tentang Roh Pentakosta. Dia selalu “selangkah lebih maju”. Mengapa ? Sebab Dia Tuhan bagi masa depan.

Anda pasti mengenal lagu Paskah yang liriknya berbunyi, “S’bab Dia hidup, ada hari esok!” Ya, Paskah senantiasa mengingatkan kita bahwa Tuhan kita hidup dan Dia adalah Sang Pemilik hari esok. Tuhan yang selalu berjalan mendahului kita di depan. Memimpin dan menyediakan masa depan bagi anak-anak-Nya.

Oleh sebab itu, jangan takut lagi menatap masa depan, seberat apa pun tantangan pada masa sekarang, sepahit apa pun pengalaman pada masa lalu. Ingat, kita berjalan ke depan dan Yesus sudah berjalan mendahului kita sebagai Pemimpin – PAD

Tuhan yang bangkit itulah pemegang hari esok kita. Jadi, mari berjalan bersama Dia !

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?