Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 106; Lukas 18; Yosua 23-24
Allah adalah Sang Pemimpin Utama dan Ia memanggil setiap orang percaya untuk memimpin orang-orang lain. Allah dapat mengatur ciptaan-Nya dalam banyak cara, namun Ia memilih menciptakan manusia yang mempunyai roh serta kemampuan untuk berhubungan dengan-Nya dan mengikuti-Nya, namun tidak terpaksa untuk melakukannya.
Saat umat manusia jatuh ke dalam dosa, Allah bisa membuat suatu rencana penebusan yang tidak mengikutsertakan orang-orang berdosa, tetapi Ia telah memanggil kita ikut serta dan memimpin orang-orang lain sementara kita mengikuti pimpinan-Nya. Allah menjelaskan dari semula saat Ia menyatakan, "berkuasalah" (Kejadian 1:28).
Panggilan untuk memimpin adalah suatu pola yang konsisten dalam Alkitab. Saat Allah memutuskan untuk membangkitkan suatu bangsa bagi-Nya, Ia tidak memanggil orang banyak itu. Ia memanggil seorang pemimpin - Abraham. Saat Ia ingin melepaskan umat-Nya dari Mesir, Ia tidak memimpin mereka sebagai suatu kelompok. Ia memanggil seorang pemimpin untuk melakukannya - Musa. Saat menyeberang ke Tanah Perjanjian bagi bangsa itu tiba, mereka mengikuti satu orang - Yosua.
Setiap kali Allah ingin melakukan sesuatu yang luar biasa, Ia memanggil seorang pemimpin untuk maju. Pada masa kini Ia masih memanggil para pemimpin maju bagi setiap pekerjaan - kecil maupun besar.
Panggilan untuk memimpin adalah suatu pola konsisten dari Allah.
Sumber : The Maxwell Leadership Bible
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”