Arahkan Pandanganmu Kepada Tuhan

Renungan Harian / 7 August 2026

Arahkan Pandanganmu Kepada Tuhan
Lori Official Writer
      75

Yesaya 40:26

"Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satu pun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat."

 

Ada hari-hari ketika beban hidup terasa berat sampai-sampai kita hanya bisa menatap lantai sembari memikirkan tagihan yang menumpuk dan masalah demi masalah yang tak ada ujungnya. 

Di tengah kondisi ini, pandangan kita menjadi buntu dan kita mulai memusatkan hidup pada masalah yang kita hadapi.

Kita mungkin sama seperti bangsa Israel yang kelelahan dan hampir putus asa saat mereka menjalani masa pembuangan atau pengasingan di Babel. Lalu nabi Yesaya hadir memberikan penghiburan dan dukungan sederhana yang mampu mengubah keadaan mereka. Katanya, "Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya?" (Yesaya 40: 26)

Apa yang Yesaya minta untuk mereka lihat bukan sekadar hamparan bintang yang indah, tetapi bukti kekuasaan Tuhan yang tak terbatas. Ia menciptakan setiap bintang, memanggil masing-masing dengan namanya, dan tidak satu pun yang absen ketika dipanggil. Bayangkan skala ini — triliunan bintang, tersebar di jarak yang tak terjangkau akal manusia, namun setiap bintang dikenal secara pribadi oleh Penciptanya. Sedemikian tak terbatasnya kuasa Tuhan atas ciptaan-Nya dan kebenarannya adalah Dia tidak pernah memalingkan pandangan-Nya untuk memperhatikan ciptaan-Nya. 

Ungkapan serupa juga disampaikan Nehemia saat umat Israel merenungkan kesetiaan Tuhan yang mereka alami. Katanya, "Hanya Engkau adalah TUHAN! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepada-Mu." (Nehemia 9:6). 

Tuhan yang menciptakan segala tentara langit adalah Tuhan yang sama yang menghidupkan setiap detail kehidupan kita. Dia bukan Pencipta yang jauh dan pasif, melainkan Tuhan yang aktif memelihara setiap makhluk ciptaan-Nya.

Saudara, kalau Tuhan mampu menghitung dan memanggil setiap bintang di angkasa, Dia juga mampu menghitung setiap tetesan air mata kita. Setiap rasa lelah kita, setiap pergumulan hidup kita. Setiap jeritan hati kita dan bahkan rasa sakit kita. Hanya kita perlu mendengar perintah Yesaya supaya kita kembali "mengarahkan mata kita ke langit dan melihat betapa Tuhan adalah maha kuasa dan maha kuat." Dialah sumber pertolongan dan penghibur kita.   

 

Refleksi Pribadi:

1. Beban apa yang sedang menguasai hidup Anda hari ini, sampai saya lupa mengarahkan mata kepada Tuhan?

2. Maukah Anda mempercayakan pergumulan dan beban hidup yang Anda alami kepada Tuhan yang sama, yang memanggil setiap bintang dengan namanya?

Ambil komitmen Anda hari ini untuk memusatkan hidup Anda kepada Tuhan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?