Unik

Renungan Harian / 29 March 2008

Unik
Admin Spiritual Official Writer
      7437
Efesus 4:7
Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 89; Lukas 1; Ulangan 25

Ada sebuah cerita tentang sekelompok binatang yang mengorganisasikan satu sekolah. Aktifitas kurikulumnya termasuk berlari, memanjat, berenang dan terbang. Untuk memudahkan administrasi, semua binatang mengikuti semua aktifitas.

Bebek begitu pandai berenang, bahkan melebihi gurunya, tetapi ia tidak dapat berlari dan tidak begitu pandai terbang. Karena ia begitu lambat berlari, ia harus melatih diri untuk berlari sehingga harus mengabaikan kelas berenangnya. Kelinci begitu pandai berlari, tetapi tidak dapat berenang. Tupai begitu pandai memanjat, tetapi ia merasa frustrasi dalam kelas terbang. Ia begitu capai berlatih terbang sehingga ia hanya mendapat nilai C di kelas "memanjat" dan nilai D di kelas "berlari". Burung rajawali pandai terbang tetapi ia tidak mau mendengar dan mengikuti petunjuk siapapun.

Moral dari cerita ini sangat sederhana - setiap makhluk memiliki kemampuan yang berbeda-beda di mana ia dapat berprestasi secara natural. Bila ia dipaksa atau diharapkan untuk melakukan sesuatu yang di luar kemampuannya, maka ia akan menjadi frustrasi, tawar hati dan merasa bersalah. Seekor bebek adalah bebek dan hanya dapat menjadi bebek. Ia diciptakan untuk dapat berenang, bukan untuk terbang, berlari atau memanjat. Demikian pula tupai, kelinci atau burung rajawali.

Tuhan menciptakan manusia dengan unik. Ia memberikan kapasitas dan kemampuan yang berbeda-beda. Bila kita beroperasi dalam batas kemampuan kita, maka kita akan berprestasi dengan baik dan menemukan kepuasan yang dalam. Sebaliknya, bila kita membandingkan diri dengan orang lain atau memaksakan sesuatu yang berada di luar kemampuan kita maka kita akan merasa frustrasi dan tidak bahagia.

Tahukah Anda, bahwa Anda unik?

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?