Darah Sang Pahlawan

Renungan Harian / 8 November 2012

Kalangan Sendiri
Darah Sang Pahlawan
Papa Henokh Hizkia Immanuel Simamora Official Writer
      5919

Matius 26 : 28

Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.


Bacaan Alkitab Setahun : [kitab]Mazmu130[/kitab]; [kitab]Yohan7[/kitab]; [kitab]Yerem37-38[/kitab]


Darah adalah nyawa manusia. Tanpa darah maka tidak ada kehidupan. Tidak ada darah artinya tidak ada jiwa. Kalau darah seseorang yang sehat begitu mahal dan berharga bagi Palang Merah Indonesia karena bisa menyelamatkan orang yang membutuhkan terlebih lagi dengan darah Yesus Kristus, darah orang benar, darah Anak Tunggal Allah.

Lagi pula kalau ludah Yesus saja bisa membuat yang buta melihat terlebih darah-Nya! Kalau perkataan Yesus bisa membangkitkan Lazarus dari kematian terlebih darah-Nya!

Kita yang mendengar kisah pengorbanan Yesus mungkin hanya sekedar simpati dan terharu. Tapi tahukah Anda betapa mahalnya pengorbanan yang telah dilakukan Allah untuk Anda dan saya? Dan tahukah Anda betapa pentingnya darah yang tercurah sebagai syarat korban penebusan dan penghapusan hukuman?

Tahukah Anda kalau Yesus Kristus tidak akan pernah mengalami kematian karena usia maupun sakit penyakit? Satu-satunya cara untuk Ia bisa mati hanya dengan darah yang tercurah alias dibunuh.

Darah Yesus adalah darah Sang Pahlawan Sejati, bukan hanya menyembuhkan dan memberi kehidupan, melainkan sanggup memberi pengampunan bagi semua manusia.

Kini saatnya giliran kita yang harus berbuat sesuatu bagi orang lain sehingga mereka mendengar kabar baik ini. Kabar baik bahwa mereka mempunyai pahlawan sejati yang telah membebaskan mereka dari kutuk dosa dengan merelakan diri-Nya dianiaya dan dibunuh.

Yesus telah mati berkorban bagi kita supaya kita hidup. Namun kita belum bisa dikatakan hidup kalau kita belum berbuat sesuatu bagi kehidupan orang lain.

 

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?