Jika Tuhan Sudah Mengampuni, Haruskah Kita Mencari Pengampunan dari yang Kita Sakiti?
Sumber: canva.com

Kata Alkitab / 10 April 2024

Kalangan Sendiri

Jika Tuhan Sudah Mengampuni, Haruskah Kita Mencari Pengampunan dari yang Kita Sakiti?

Claudia Jessica Official Writer
1025

Mencari pengampunan dari orang yang kita sakiti adalah penting sekalipun Tuhan sudah mengampuni kita.

Kita semua telah menyakiti orang lain, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Melalui kata-kata atau melalui tindakan.

Mungkin ini adalah pelanggaran kecil yang mudah diabaikan. Atau sebaliknya, berpikir ini adalah pelanggaran besar yang tidak akan pernah bisa diatasi.

Apapun itu, Anda tidak bisa kembali ke masa lalu dan mengubah apa yang telah terjadi. Namun, Anda bisa berusaha berdamai dengan orang yang telah Anda sakiti.

Alkitab dalam Matius 5: 23-24 berkata, “Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.”

Sebagai manusia, mereka mungkin tidak bisa memaafkan Anda dengan mudah atas apa yang Anda lakukan. Mereka mungkin menolak permintaan maaf Anda. Mereka juga mungkin marah ketika mengingat kesalahan yang Anda lakukan.

Tidak apa, itu bukan masalah Anda.

Anda telah melakukan segala yang Anda bisa untuk membuat mereka tahu bahwa Anda telah menyesali apa yang telah terjadi dan Anda memohon untuk pengampunan mereka. Itulah yang penting bagi Tuhan.

Seperti yang dicatat dalam Kolose 3:13, “Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.”

Mengapa Kita Harus Mencari Pengampunan dari Orang yang Kita Sakiti Sekalipun Mereka Tidak Mau Mengampuni?

Ketika Anda berusaha untuk mencari pengampunan, Anda bisa saja mengalami rekonsiliasi.

Lagipula, Anda memang bersalah. Anda harus bertanggung jawab atas luka yang Anda buat kepada mereka sekalipun luka tersebut hanya bisa disembuhkan jika orang itu menginginkan kesembuhan dan Anda berusaha menyembuhkannya.

Artinya, pemulihan hanya bisa dicapai apabila kedua pihak melakukan bagiannya masing-masing.

Mulai dengan Doa

Sebelum mengambil langkah untuk meminta maaf kepada orang yang telah Anda sakiti, pertama-tama akuilah dosa Anda kepada Tuhan (1 Yohanes 1:9).

Apa pun yang Anda katakan atau lakukan yang menyakiti hati orang lain, kemungkinan besar itu disebabkan oleh dosa kesombongan, kebencian, nafsu, sikap apatis, dan lain sebagainya.

Anda harus mengakui dosa itu dan memohon ampun kepada Tuhan atas dosa tersebut (Mazmur 32:1-5).

Selain mengungkapkan kesalahan Anda, mintalah Tuhan untuk mengungkapkan hal lain yang perlu Anda minta maaf (Mazmur 139: 23-24).

Terakhir, mintalah kepada Tuhan untuk memberikan Anda empati dan kasih terhadap orang yang Anda sakiti (Roma 12:15).

BACA HALAMAN SELANJUTNYA →

Sumber : watermark.org
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami