Yudas dan Petrus

Renungan Harian / 3 March 2013

Kalangan Sendiri
Yudas dan Petrus
Budhi Marpaung Official Writer
      10494
Show English Version

Yesaya 1:18

“Marilah, baiklah kita beperkara! – firman TUHAN -  sekalipun dosamu merah seperti kirmizi akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.”

Bacaan Alkitab Setahun : [kitab]mazmu63[/kitab]; [kitab]marku7[/kitab]; [kitab]bilan9-10[/kitab]

Orang cenderung mengatakan bahwa dibandingkan Petrus, dosa Yudas jauh lebih besar di hadapan Allah. Itu sebabnya ia tidak layak untuk diampuni. Pernyataan ini sesungguhnya keliru. Sebab sebesar apapun dosa kita, Allah dapat mengampuninya. Hanya masalahnya, apakah si pendosa mau bertobat atau tidak. Demikian juga dengan Petrus dan Yudas. Yang membedakan mereka bukan besar atau kecilnya dosa, melainkan ada tidaknya pertobatan.

Yudas memang menyesali perbuatannya. Hal itu ia buktikan dengan mengembalikan uang hasil menjual Tuhan Yesus kepada imam-imam kepala dan tua-tua. Sayangnya, setelah itu ia tidak kembali kepada Allah, tetapi malah pergi untuk mengakhiri hidupnya ([kitab]matius27:5[/kitab]).

Lain halnya dengan Petrus. Setelah tiga kali menyangkal mengenal Tuhan , ia menyesali segala perbuatannya. Ia pun lari meninggalkan jati dirinya sebagai murid dan kembali menjadi nelayan. Akan tetapi, ketika Yesus menjumpai Petrus setelah kebangkitan-Nya, Petrus menyerahkan dirinya kembali kepada Tuhan ([kitab]yohan21:1-19[/kitab].

Allah memang membenci dosa, tetapi Dia mengasihi orang berdosa. Allah tidak akan membuang orang berdosa yang mau kembali kepada-Nya. Allah pasti mau menerima orang yang mau datang kepada-Nya. Siapapun kita, tanpa terkecuali. Dosa sebesar apapun pasti akan Allah ampuni dan Allah bersihkan menjadi seputih salju, asal kita mau menyesalinya dan sungguh-sungguh bertobat. Menyesal berarti mengakui bahwa kita bersalah dan berduka karenanya. Bertobat berarti mau meninggalkan dosa itu dan menyerahkan diri kepada Allah. RY

Jangan selesaikan dosa dengan cara sendiri, melainkan selesaikanlah dosa dengan caranya Allah

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?