Sedikit Bantuan Untuk Tuhan

Renungan Harian / 12 May 2008

Kalangan Sendiri
Sedikit Bantuan Untuk Tuhan
Admin Spiritual Official Writer
      8372
Mazmur 16:5
Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 132; 2 Korintus 5; 1 Samuel 30-31

Salahkah Yakub ketika ia menipu Ishak untuk mendapatkan berkatnya? Sejak awal kelahiran si kembar Esau dan Yakub, Tuhan sudah berfirman pada Rahel bahwa "anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda" (Kejadian 25:23). Jelas bahwa Yakublah yang terpilih sebagai penerus janji Allah pada Abraham, bukan Esau. Tapi Isak berkeras akan memberkati Esau. Rahel dan Yakub pun mengambil langkah preventif dengan menipu Ishak. Tapi toh, memang seharusnya Yakub yang menerima berkat itu. Jadi apa salahnya ia melakukan sedikit tipu muslihat supaya rencana Tuhan digenapi?

Salahnya besar. Yakub berdosa bukan hanya karena ia berbohong pada ayahnya, tapi juga karena ia tidak beriman pada Tuhan. Tuhan sudah menetapkan bahwa Yakublah yang seharusnya menerima berkat dari Ishak dan kuasa Tuhan tentunya tidak kurang untuk mewujudkan apa yang sudah Ia tetapkan. Tanpa intervensi Yakub dan Rahel, rencana Tuhan tetap akan terlaksana. Tapi mereka tidak percaya. Mereka pikir Tuhan butuh "sedikit bantuan". Hasilnya, Yakub justru terusir dari tanah perjanjian.

Kadang-kadang para profesional Kristen bersikap seperti Yakub. Kita tergoda untuk memberi "sedikit bantuan" pada Tuhan. Misalnya, karena Tuhan berjanji anak-anak-Nya akan "menjadi kepala dan bukan menjadi ekor" (Ulangan 28:13), kita berusaha memenangkan promosi dengan memakai uang pelicin atau sikut kanan kiri agar janji Tuhan digenapi. Itu tidak benar. Jika itu memang bagian Anda, percayalah bahwa pada saat yang tepat Tuhan sendiri akan memberikannya kepada Anda.

Kuasa Tuhan tidak akan kurang untuk menggenapi janji-Nya.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?