Accepting the Reprimand

Renungan Harian / 28 February 2013

Accepting the Reprimand
eva Official Writer
      1780
Show Indonesian Version

Reprimand is similar to alarm. It can make us being dislike but it helps us too. Thing that we should actually do is we may accept every reprimand wisely as a form of care and concern that commence by those who critic on us.

A foolish man puts no value on his father's training; but he who has respect for teaching has good sense. (Proverbs 15:5)

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?