Sukacita yang Tak Pernah Kering

Renungan Harian / 26 November 2025

Kalangan Sendiri
Sukacita yang Tak Pernah Kering
Lori Official Writer
      5276

Ayat Renungan: Yohanes 15:11"Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh."

 

Berapa besar sukacita yang Anda rasakan hari ini? Jika kita menengok kembali perjalanan hidup dari awal tahun hingga sekarang, apakah sukacita itu bertambah, tetap sama, atau justru hampir kering?

Dalam Yohanes 15, Yesus memberikan pesan penting sebelum Ia menuju salib. Ia meminta agar kita tetap tinggal di dalam Dia, hidup dalam kasih-Nya, dan taat kepada perintah-Nya. Semua itu bukan sekadar nasihat, tetapi jalan menuju satu hal yang ingin Ia berikan kepada kita: sukacita-Nya sendiri. Yesus ingin sukacita-Nya memenuhi kita—bukan sedikit, tetapi penuh.

Sukacita dari Yesus ini berbeda dengan sukacita yang datang dari keadaan. Ada sukacita yang muncul karena kabar baik atau hari yang berjalan lancar. Tapi ada juga sukacita yang tetap dan tidak tergoyahkan. Inilah sukacita yang Yesus tawarkan: "supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh." (Yohanes 15: 11b), bahkan berlimpah-limpah seperti diungkapkan Daud dalam Mazmur 16: 11, "...di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa."  

Mungkin hari ini hati Anda penuh tawa, atau mungkin Anda hanya terpaksa tersenyum di tengah keadaan yang sulit. Apapun kondisi emosi Anda, sukacita dari Yesus tidak bergerak naik turun mengikuti perasaan. Namun sukacita itu berakar pada kasih-Nya yang tetap sama dan itulah yang memberikan kita daya untuk tetap berdiri, bertahan, dan melangkah. Itu sebabnya Nehemia bisa berkata, “Sukacita dari Tuhan itulah kekuatanmu” (Nehemia 8:10).

Saudara, saya percaya apa yang sudah kita lewati bersama di tahun ini bukanlah sebuah kegagalan - entah itu kehabisan sukacita karena konflik, kemarahan, luka dan kecewa, ataupun kesedihan. Tetapi itu bisa menjadi pelajaran yang mengingatkan kita hari ini bahwa sukacita kita tidak ditentukan oleh keadaan melainkan bagaimana kita memilih untuk tetap tinggal di dalam Tuhan.

Yesus tidak hanya ingin kita sekadar merasakan sedikit sukacita, tetapi hidup yang penuh dengan sukacita-Nya yang memberi kita daya untuk bertahan menghadapi badai, kelelahan, dan hari-hari sulit yang tidak kita harapkan.

 

Action Praktis: 

Renungkan satu pertanyaan ini: Apa yang selama ini menjadi sumber sukacita Anda—keadaan atau Kristus? Berdoalah dan minta supaya Anda bisa tetap tinggal di dalam Dia dan selalu mengalami sukacita-Nya yang tak pernah kering.



Hidup Anda berharga, dan Tuhan tidak pernah melepaskan tangan-Nya dari Anda. Hari ini adalah kesempatan baru untuk membuka hati dan membiarkan kasih-Nya memulihkan setiap luka. Jika Anda rindu didoakan, butuh teman berbagi dan membutuhkan bimbingan rohani, hubungi kami dengan klik banner di bawah.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?