Kekuatan di dalam Kesepakatan
Kalangan Sendiri

Kekuatan di dalam Kesepakatan

Claudia Jessica Official Writer
      70

Ayat Renungan: Matius 18:19 – "Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga."

Pernah tidak merasa menghadapi sesuatu yang terasa terlalu berat untuk dipikul sendiri? Mungkin pergumulan tentang keluarga, pekerjaan, masa depan, pelayanan, atau panggilan hidup yang terasa seperti gunung besar dan sulit digeser.

Banyak dari kita terbiasa menyimpan pergumulan sendiri. Kita berdoa sendiri, berpikir sendiri, dan berjuang sendiri. Padahal, Tuhan tidak pernah merancang kita untuk berjalan sendirian.

Dalam Matius 18:19, Yesus memberikan janji yang sangat kuat tentang kesepakatan dalam doa. Ada sesuatu yang istimewa ketika dua orang atau lebih berdiri bersama dalam iman. Bukan karena jumlah orangnya yang membuat doa menjadi lebih ampuh, tetapi karena ada kesatuan hati, kerendahan hati, dan ketergantungan kepada Tuhan yang dinyatakan bersama-sama.

Sejak awal, Alkitab menunjukkan bahwa Tuhan selalu bekerja melalui relasi atau komunitas. Seperti Musa membutuhkan Harun dan Hur untuk menopang tangannya saat berdoa, para murid berjalan dan melayani bersama hingga gereja mula-mula bertumbuh karena mereka hidup dalam komunitas dan saling menguatkan. Komunitas yang sehat bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian dari cara Tuhan menopang kita.

Sering kali, kelelahan rohani muncul bukan karena panggilan kita terlalu berat, tetapi karena kita mencoba menjalaninya sendirian. Ada kalanya kita merasa harus terlihat kuat, sehingga enggan membagikan pergumulan kita kepada orang lain. Padahal dengan mengakui bahwa kita membutuhkan dukungan, justru merupakan bentuk kerendahan hati dan ketaatan kepada Tuhan.

Kesepakatan dalam doa juga membantu menjaga iman kita tetap menyala. Saat kita mulai lemah, orang lain bisa menguatkan. Saat kita kehilangan arah, mereka bisa mengingatkan kembali janji Tuhan. Doa bersama menciptakan ruang di mana kita saling menopang dan percaya bahwa Tuhan sedang bekerja, bahkan ketika kita belum melihat jawabannya.

Hari ini, mungkin Tuhan sedang mengingatkan kita bahwa kita tidak perlu menanggung semuanya sendiri. Ada kekuatan ketika kita membuka diri dan mengizinkan orang lain berdiri bersama kita dalam doa.

Inilah waktunya untuk membagikan pergumulan atau visi yang Tuhan berikan kepada seseorang yang kamu percaya. Undang dia menjadi mitra doa bagimu. Ketika kita sepakat dalam iman, kita sedang membuka ruang bagi Tuhan untuk bekerja dengan cara yang melampaui apa yang bisa kita bayangkan.

 

Momen refleksi:

Coba renungkan, adakah pergumulan atau visi yang selama ini kamu simpan sendiri?

Sebagai langkah sederhana, coba hubungi satu orang yang kamu percaya minggu ini. Bagikan secara spesifik satu pokok doa, lalu tentukan waktu untuk saling mendoakan, baik lewat pesan singkat, telepon, atau bertemu langsung.

Ikuti Kami