Hanya Karena Cinta

Renungan Harian / 4 May 2026

Hanya Karena Cinta
Lori Official Writer
      631

Yohanes 15: 16

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

 

Dalam sebuah obrolan santai, saya dan beberapa teman membicarakan soal pekerjaan. Salah seorang teman bercerita tentang seorang calon karyawan yang secara kemampuan jauh tertinggal dari pelamar lain, namun justru dialah yang diterima. Alasannya adalah perusahaan itu tidak sedang mencari orang dengan segudang keahlian, melainkan seseorang yang memiliki nilai dalam dirinya.

Bayangkan kamu ada di posisi itu — kamu tahu diri kalua kamu biasa saja. Tetapi tiba-tiba seorang pemimpin terkemuka mendatangimu dan berkata, "Hei, saya pilih kamu."

Ini adalah gambaran bagaimana Tuhan memilih setiap kita. Yesus menegaskan hal ini, "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu." (Yohanes 15: 16).

Jadi sebelum kita memilih Tuhan, sebenarnya Dia sendiri sudah lebih dulu memilih kita. Dan sebelum kita mencari-Nya, Dia sudah lebih dulu menemukan kita.

Kenapa Tuhan harus berinisiatif memilih kita? Karena Dia mengasihi kita. Sama seperti seorang ayah yang baik tidak akan menunggu anaknya yang tersesat menemukan jalan pulang sendiri. Dia akan  pergi mencari dan menjemput. Bahkan Tuhan sendiri tidak memilih kita karena kita layak, tetapi karena kita berharga.

Inilah yang seharusnya mengubah cara kita memandang diri sendiri. Supaya kita tidak lagi bertanya-tanya: "Apakah aku benar-benar layak?" Karena identitas kita adalah dari apa yang sudah Tuhan tetapkan bahkan dari sejak sebelum dunia ini ada (Yeremia 1:5).

Saudara, kita bukan orang percaya yang kebetulan. Kita adalah orang yang dikenal, dipilih, dan ditetapkan — hanya karena cinta.

 

Refleksi Pribadi:

Setiap kali muncul pikiran "Apakah aku cukup layak?" — gantilah dengan pernyataan yang sadar dan aktif: "Aku dipilih bukan karena aku layak, tetapi karena Tuhan mengasihi aku." 

Lakukan hal ini setiap hari selama satu minggu, dan perhatikan bagaimana cara pandangmu tentang dirimu sendiri perlahan mulai berubah.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?