Yesus Nahkoda Kehidupan
Kalangan Sendiri

Yesus Nahkoda Kehidupan

Lori Official Writer
      94

Ayat Renungan: Mazmur 32: 8“Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.”

 

Renungan pagi ini saya awali dengan sebuah ilustrasi sederhana. Bayangkan Anda sedang merencanakan perjalanan ke beberapa tempat di Jawa Tengah dengan menggunakan mobil. Tentu, hal pertama yang Anda pikirkan adalah memilih kendaraan yang nyaman dan aman. Lalu, jika Anda tidak bisa menyetir sendiri, Anda pasti akan memilih seorang sopir yang berpengalaman dan dapat dipercaya untuk mengantar perjalanan tersebut.

Dengan sopir yang tepat, Anda bisa duduk dengan tenang dan nyaman sepanjang perjalanan. Bahkan, Anda mungkin bisa tertidur pulas tanpa rasa khawatir. Ketenangan itu muncul karena ada keyakinan bahwa orang yang memegang kemudi tahu arah, memahami kondisi jalan, dan mampu membawa Anda sampai ke tujuan dengan selamat.

Pengalaman sederhana ini menjadi gambaran yang kuat tentang kehidupan. Kita semua sedang menjalani hari-hari yang penuh ketidakpastian. Masa depan sering kali terlihat kabur, persoalan datang tanpa peringatan, dan kita tidak selalu tahu apa yang akan terjadi esok hari. Namun firman Tuhan menegaskan bahwa hidup orang percaya tidak pernah berjalan tanpa pimpinan. “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak” (Mazmur 37:5).

Yesus adalah Nahkoda sejati dalam kehidupan kita, sama seperti seorang sopir. Ia bukan hanya menunjukkan arah, tetapi hadir dan menyertai perjalanan itu sendiri. Ketika badai mengamuk dan murid-murid diliputi ketakutan, Yesus berkata, “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?” (Matius 8:26). Kehadiran-Nya tidak selalu langsung menghilangkan badai, tetapi memastikan bahwa badai tidak pernah lebih besar daripada kuasa-Nya.

Alkitab mengingatkan kita, “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri” (Amsal 3:5–6). Saat kita berusaha mengendalikan hidup dengan kekuatan sendiri, kelelahan dan kecemasan mudah menguasai hati. Namun ketika kita menyerahkan kemudi kepada Kristus, damai sejahtera Allah akan menjaga hati dan pikiran kita (Filipi 4:6–7), sekalipun arah hidup belum sepenuhnya kita pahami.

Kesetiaan Yesus telah dibuktikan melalui salib dan kebangkitan. Ia bukan hanya mengetahui tujuan akhir perjalanan hidup kita, tetapi juga setia menyertai setiap proses menuju ke sana. “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya” (Ibrani 13:8). Nahkoda kehidupan ini tidak pernah berubah dan tidak pernah meninggalkan kapal-Nya.

 

Momen Refleksi:

Di tengah ketidakpastian yang sedang Anda hadapi, sudahkah Anda sungguh-sungguh mempercayakan kemudi hidup kepada Yesus? Hari ini, nyatakan dengan iman:

“Tuhan Yesus, Engkaulah Nahkoda kehidupanku. Aku percaya Engkau menuntunku sampai kepada tujuan-Mu.”

Ikuti Kami