Saat Yang Tepat

Renungan Harian / 22 August 2014

Kalangan Sendiri
Saat Yang Tepat
Theresia Karo Karo Official Writer
      9082
Show English Version

Filipi 4:6

Tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]mazmu53[/kitab]; [kitab]marku3[/kitab]; [kitab]yesay59-60[/kitab]


Apa yang akan terjadi, seandainya pencobaan demi pencobaan datang? Apakah doa menjadi hal pertama yang dilakukan, atau justru doa sebagai usaha terakhir. Dikisahkan seorang pria yang sedang berjuang mati-matian melawan kanker. Ketika orang-orang melihat kanker itu berangsur-angsur memperburuk tubuh dan gaya hidupnya, seseorang berkata, “Ya, mereka telah mencoba segalanya. Saya kira inilah saatnya untuk mulai berdoa.”

Cerita lainnya, seorang pria lain sedang menghadapi masa-masa yang sangat sulit dalam pekerjaan. Krisis besar ini sangat berpengaruh terhadap dirinya dan masa depan perusahaannya. Hingga satu saat dia tidak mampu menyelesaikannya. Akhirnya ia berkata, “Saya telah mencoba segala yang saya ketahui untuk keluar dari situasi ini, tetapi tak ada yang berhasil. Ini saatnya untuk mulai berdoa.”

Pada dua kisah diatas, doa telah dipandang sebagai jalan keluar terakhir untuk mengatasi masalah. Hanya setelah pilihan-pilihan lain tersisihkan, maka orang mengambil keputusan untuk berdoa. Doa akhirnya menjadi usaha terakhir ketika sudah tidak ada jalan lain.

Doa seharusnya merupakan tindakan pertama yang kita lakukan, bukannya tempat pelarian terakhir. Tuhan menjawab doa, dan Dia ingin agar kita senantiasa datang kepada-Nya dengan membawa seluruh kebutuhan kita. [kitab]itesa5:17[/kitab] Alkitab mengatakan kepada kita “janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa”. Jadi tunggu apalagi? Tetaplah berdoa, karena setiap waktu adalah saat yang tepat untuk berdoa.

Doa harus menjadi langkah awal, bukannya tempat pelarian terakhir!

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?