Kehilangan dan Menemukan

Renungan Harian / 4 August 2014

Kalangan Sendiri
Kehilangan dan Menemukan
Puji Astuti Official Writer
      10523
Show English Version

Lukas 9:24
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.

Bacaan Alkitab Setahun

Ketika Bunda Teresa meninggal pada tahun 1997, orang-orang kembali mengagumi teladan kerendahan hatinya dalam melayani Kristus dan kaum yang sangat membutuhkan pertolongan. Selama 50 tahun, ia telah melayani orang-orang yang miskin, sakit, yatim piatu, dan sekarat melalui ordo Misionaris Charitas di Kalkuta, India.

Setelah mewawancarai beliau secara ekstensif, Malcolm Muggeridge, seorang wartawan asal Inggris menulis: “Pada masa kini, banyak orang yang berbicara tentang usaha menemukan jati diri, seolah-olah jati diri itu sesuatu yang perlu untuk dicari, seperti mencari nomor pemenang dalam lotere; lalu ketika ditemukan, jati diri itu ditimbun dan disimpan baik-baik. Sebenarnya, . . . semakin besar jati diri itu dicurahkan, semakin berlimpah jati diri itu. Demikianlah Bunda Teresa, dengan tidak menonjolkan dirinya, ia menjadi dirinya sendiri. Saya belum pernah bertemu seseorang yang lebih mengesankan daripada dirinya.”

Saya menduga bahwa banyak dari kita mungkin takut pada apa yang akan terjadi apabila kita menaati perkataan Yesus: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamat-kannya” (Luk. 9:23-24).

Juruselamat kita mengingatkan para pengikut-Nya bahwa Dia datang untuk memberi kita hidup berkelimpahan (Yoh. 10:10). Kita dipanggil untuk kehilangan hidup kita demi Kristus, dan dengan melakukannya, kita menemukan kepenuhan hidup di dalam Dia.

Ketika kita kehilangan hidup kita demi Kristus, kita menemukan kepenuhan hidup di dalam Dia.

 

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?