Hati yang Baru untuk Mengasihi dengan Cara Tuhan

Renungan Harian / 25 June 2026

Hati yang Baru untuk Mengasihi dengan Cara Tuhan
Lori Official Writer
      102

Yehezkiel 36:26

“Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.”

 

Pernahkah Anda hidup bersama dengan seseorang yang perilakunya sangat buruk, menyebalkan, atau sering melukai hati?

Perasaan itu pun pernah diungkapkan Allah sendiri. Kepada nabi Yehezkiel, Ia berkata: "Hai anak manusia, waktu kaum Israel tinggal di tanah mereka, mereka menajiskannya dengan tingkah laku mereka; kelakuan mereka sama seperti cemar kain di hadapan-Ku." (Yehezkiel 36:17). Ini seperti saat kita mencurahkan isi hati kepada sahabat: "Aku sudah tidak tahan. Kelakuannya benar-benar bikin sakit hati." Allah pun merasakan sakit hati yang sama terhadap bangsa Israel (ayat 21).

Namun inilah yang mengejutkan. Alih-alih menimpakan hukuman, Allah memilih jalan yang sama sekali berbeda dari respons manusia pada umumnya. Dalam ayat 22–31, Ia berkata bahwa Ia akan menguduskan, mentahirkan, memberikan hati dan roh yang baru, mengampuni setiap dosa, serta mendatangkan berkat kehidupan.

Sepanjang minggu ini, kita merenungkan bagaimana Allah memproses dan mendewasakan kita melalui hubungan dengan sesama. Dan melalui bacaan ini, Allah menunjukkan respons yang mengubah segalanya: sekalipun umat-Nya telah mencemarkan nama-Nya, Ia tidak membalas dengan hukuman. Sebaliknya, Ia bertindak sesuai dengan siapa Dia — Allah yang penuh kasih dan setia.

Mampukah kita melakukan hal yang sama? Ketika seseorang menyakiti, mengecewakan, atau membuat kita marah — maukah kita memilih untuk tetap mengasihi dan memberkatinya? Memang bukan hal yang mudah. Namun hanya dengan mengenal lebih dalam siapa kita di dalam Kristus, kita akan dimampukan untuk melakukannya. Mungkin orang itu tidak akan langsung berubah, tetapi tindakan kita mengubah hati kita dan iman kita menjadi semakin dewasa.

 

Momen Refleksi:

Siapakah orang yang saat ini membuat Anda kesal, marah, atau kecewa? Mungkin itu pasangan yang mudah memancing emosi, anak-anak yang sulit diatur, rekan kerja yang menyulitkan, atau tetangga yang gemar mencari masalah.

Pagi ini, maukah Anda mengampuni dan mengasihi mereka — sama seperti Allah mengampuni dan mengasihi bangsa Israel?

Mintalah Roh Kudus untuk memampukan Anda melakukannya.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?