Inside Out 2 Kedatangan Emosi Baru! Mari Belajar Memahami Emosi Berdasarkan Firman Tuhan
Sumber: Instagram (@pixarpost)

Kata Alkitab / 10 July 2024

Kalangan Sendiri

Inside Out 2 Kedatangan Emosi Baru! Mari Belajar Memahami Emosi Berdasarkan Firman Tuhan

Claudia Jessica Official Writer
685

Film Inside Out 2 yang dinantikan banyak orang akhirnya dirilis dengan memperkenalkan emosi-emosi baru yang menambah kompleksitas perjalanan emosional karakternya.

Inside Out 2 sangat film yang cocok ditonton bersama keluarga, terutama film ini mengajarkan kita banyak hal tentang bagaimana memahami dan mengelola emosi kita sendiri.

Namun, sebagai orang Kristen, bagaimana kita bisa memahami emosi-emosi ini dari sudut pandang Firman Tuhan?

Ada beberapa emosi dalam Inside Out 2, mulai dari Joy, Sadness, Anger, Disgust, Fear, Anxiety, Envy, Embarrassment, dan Ennui.

 

BACA JUGA: Inside Out: Bukan Sekedar Animasi

 

Mari kita gali lebih dalam tentang emosi-emosi yang diperkenalkan dalam Inside Out 2 dan belajar bagaimana firman Tuhan memandang jenis-jenis emosi ini:

 1. Joy (Sukacita)

(Yakobus 1: 2-3, Yohanes 15:10, 1 Petrus 1:8)

“Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan.” (1 Petrus 1:8)

Ada perbedaan antara kebahagiaan dan sukacita. Joy dalam Inside Out 2 adalah emosi yang bertugas mengatur sukacita.

Kebahagiaan ditentukan oleh keadaan, tetapi sukacita lebih dari itu. Sukacita kita ditentukan oleh hubungan kita dengan Tuhan. Sukacita tidak bisa diatur oleh keadaan seperti yang dikatakan dalam 2 Korintus 2:8 “Sebab itu aku menasihatkan kamu, supaya kamu sungguh-sungguh mengasihi dia.”

Sekalipun kita menghadapi kesedihan, merasa marah, menghadapi situasi yang sulit, emosi negatif tidak bisa menguasai seseorang atau menghalangi kita untuk datang kepada Tuhan. Sukacita masih bisa kita rasakan jika kita percaya bahwa Tuhan mengasihi kita dan dapat kita andalkan untuk menghadapi berbagai situasi yang kita hadapi.

2. Sadness (Kesedihan)

“TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” (Mazmur 34:19)

Sama halnya seperti emosi lainnya, kesedihan adalah emosi yang layak diakui. Ketika kita merasa sedih, kita tidak perlu menutupinya. Namun, ingatlah bahwa Tuhan selalu berada di dekat kita saat kita sedang sedih.

Tuhan lebih mengerti dan memahami apa yang kita rasakan dan Dia siap menolong kita kapan saja dalam menghadapi masa-masa sulit.

Tuhan mengundang kita untuk mencurahkan isi hati ini dan menyerahkan seluruh masalah kita kepada-Nya karena di dalam kelemahanlah kuasa-Nya menjadi sempurna dan memberikan kekuatan bagi kita yang mau mengandalkan-Nya. (2 Korintus 12:9)

3. Anger (Amarah)

“Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.” (Efesus 4: 26-27)

Sama seperti kesedihan, terkadang kita juga bisa merasa marah dan hal ini sangat manusiawi. Tetapi sebagai orang Kristen, Tuhan mengingatkan kita untuk tidak dikuasai oleh amarah.

Ambillah waktu untuk berdoa dan minta pada Tuhan untuk meredakan amarahmu.

4. Fear (Takut)

“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.” (2 Timotius 1:7)

Siapa yang tidak pernah ketakutan? Saya sendiri pernah mengalaminya dan tentu Anda juga. Tidak apa, akui saja rasa takut tersebut tetapi ingatlah bahwa ketakutan bukan berasal dari Tuhan. (2 Timotius 1:7)

Kita harus melawan rasa takut dengan firman Tuhan seperti yang tertulis dalam Yesaya 41:10.

 

Baca halaman selanjutnya →

Sumber : Instagram underwraps.id
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami