Namaku Debora, saat ini usiaku masih 12 tahun, aku merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Sebagai anak sulung, aku memiliki tanggung jawab untuk menjaga kedua adikku yang masih kecil saat orangtuaku tidak ada di rumah. Keadaan ini seringkali membuatku lelah, namun satu hal yang ia lihat di Super Paskah mengubah pandanganku soal kasih dan tanggungjawab.
Semuanya dimulai saat papa harus dirawat di rumah sakit selama dua minggu karena penyakit liver yang ia derita. Karena mama sering bolak-balik untuk menjaga dan merawat papa, tanggungjawab di rumah dan menjaga adik diserahkan padaku.
Selama mama tidak di rumah, aku mengerjakan banyak pekerjaan seperti, memasak nasi, menggoreng lauk, mencuci piring dan memandikan adik-adik. Semuanya kulakukan sebelum berangkat dan setelah pulang sekolah. Aku juga tidak bisa bermain sebab harus menjaga adik-adikku.
BACA JUGA : Seorang Sahabat yang Menumbuhkan Iman Debora
Hal ini seringkali membuatku mengeluh dan kesal karena kelelahan. Terkadang kakek datang menjenguk keadaan kami ketika mama tidak bisa pulang, tapi karena kakek sudah tua dan harus menjaga nenek yang sedang sakit stroke, ia tidak bisa terus menjaga aku dan kedua adikku.
Saat papa mulai rawat jalan, beban tanggung jawabku sedikit berkurang. Meski begitu, aku masih sering merasa lelah dan mengeluh. Setiap kali aku berdoa, aku selalu bertanya pada Tuhan “Mengapa papa harus sakit, Tuhan? Kasihan mama..”
Sumber : Jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!