Bagaimana Cara Memaafkan Orang Tua Atas Luka yang Mereka Berikan di Hati Kita?
Sumber: Pexels | RDNE Stock project

Parenting / 10 April 2024

Kalangan Sendiri

Bagaimana Cara Memaafkan Orang Tua Atas Luka yang Mereka Berikan di Hati Kita?

Claudia Jessica Official Writer
1028

Siapa yang tidak memiliki luka terhadap orang tua? Saya rasa, hampir semua dari kita pernah merasa disakiti oleh orang tua. Tidak sedikit orang yang bertumbuh dengan luka hati terhadap orang tua.

Mengampuni orang lain mungkin jauh lebih mudah daripada mengampuni orang tua kita sendiri. Kita bisa menjauhi orang yang menyakiti kita untuk mengalami pemulihan, tapi bagaimana kita bisa menjauhi orang tua? Rasanya tidak mungkin bisa.

Sekalipun kita memilih untuk menjauh dari orang tua, namun ikatan orang tua dan anak tidak akan pernah bisa diputuskan.

Apa alasan orang tua menyakiti hati anak?

Pertama, sebenarnya orang tua tidak ingin mengulang kesalahan orang tua mereka kepada kita, anak-anaknya.

Kedua, mungkin luka masa kecil mereka juga belum sembuh.

Terakhir, orang tua kemungkinan tidak menyadari telah menyakiti anak-anak mereka. Bahkan ketika orang tua memiliki terbaik sekalipun, mereka masih bisa menyakiti anak-anak secara tidak sengaja.

Apa yang Alkitab katakan tentang mengampuni orang tua?

Banyak firman Tuhan yang mengajarkan kita untuk menaati orang tua. Meski tidak ada ayat Alkitab yang berbicara secara spesifik tentang bagaimana anak harus meresponi orang tua yang berbuat salah, tetapi kita bisa merujuk beberapa ayat yang berbicara tentang mengampuni orang bersalah kepada kita.

Matius 6:14-15 “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

Markus 11:25 “Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

Efesus 4:31-32 “Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”

 

Sumber : crosswalk.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami