Fenomena Geng Anak Remaja, Orangtua Kristen Bisa Lakukan Ini untuk Bimbing Anak Anda
Sumber: radarjabar.disway.id

Parenting / 21 February 2024

Kalangan Sendiri

Fenomena Geng Anak Remaja, Orangtua Kristen Bisa Lakukan Ini untuk Bimbing Anak Anda

Claudia Jessica Official Writer
465

Bullying kembali ramai dibicarakan usai sebuah video yang memperlihatkan sekelompok geng remaja laki-laki merundung seorang siswa. Setelah ditelusuri, kasus ini melibatkan salah satu sekolah ternama di daerah Serpong.

Kasus ini kemudian viral dan menyita perhatian banyak kalangan lantaran kasus tersebut menyeret beberapa nama ternama.

Usut punya usut geng yang diberi nama “Geng Tai” tersebut telah bertahan selama sembilan generasi dan pembullyan yang terjadi merupakan syarat untuk masuk menjadi anggota geng.

Melalui kasus Geng Tai tersebut, mari kita lihat apa yang membuat anak remaja terobsesi untuk bergabung ke dalam sebuah geng.

1. Anak remaja mencari identitas

Remaja seringkali mencari kelompok yang dapat memberikan rasa identitas dan penerimaan. Mereka membutuhkan identitas untuk meningkatkan rasa percaya diri. Dalam hal ini, geng memberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar, yang sering kali dianggap penting selama masa pencarian diri.

 

BACA JUGA: Viral Bullying Di Sekolah Libatkan Anak Artis, Ini Faktanya

 

2. Butuh komunitas

Sebagai makhluk sosial, remaja memiliki kebutuhan alami untuk berhubungan dengan orang lain dan merasa diterima. Geng dapat memenuhi kebutuhan ini dengan menyediakan dukungan sosial dan rasa kebersamaan.

3. Pengaruh Teman Sebaya

Remaja cenderung sangat mudah dipengaruhi oleh teman sebayanya. Keinginan untuk diakui dan dihormati oleh teman-teman dapat mendorong mereka untuk bergabung dengan geng, terutama jika geng tersebut memiliki status tertentu di mata teman sebaya.

4. Menarik perhatian publik dan meningkatkan status sosial

Media sosial memainkan peran dalam memperkuat perilaku tertentu dengan memberikan perhatian dan validasi. Remaja mungkin merasa bahwa menjadi bagian dari geng yang terkenal atau ditakuti dapat meningkatkan status sosial mereka di media sosial dan di antara teman sebaya.

5. Kekuasaan dan Kontrol

Geng seringkali memberikan rasa kekuasaan dan kontrol kepada anggotanya, yang mungkin sulit ditemukan di aspek lain kehidupan remaja. Ini bisa menjadi daya tarik yang kuat, terutama jika remaja merasa tidak berdaya atau tidak terlihat di area lain.

Sebagai orangtua Kristen, kita memiliki peran yang sangat penting dalam membimbing anak agar mereka tidak terjebak dalam pergaulan yang tidak baik. Apa yang bisa orangtua lakukan?

 

BACA JUGA: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban! Ini 5 Cara Antisipasi Hindarkan Anak Dari Bullying

 

1. Memberikan pondasi yang kuat dalam iman

Pondasi adalah hal yang paling utama dan terpenting. Iman adalah pondasi yang paling tepat untuk kita tanamkan kepada anak-anak. Tanpa iman, tidak ada satupun manusia yang dapat berdiri di atas kebenaran dengan kokoh. Iman yang lemah akan membuat seseorang lebih mudah terjatuh dan terjebak dalam pilihan yang salah.

2. Terlibat dalam kehidupan anak dengan membangun komunikasi yang terbuka

Terlibat dalam kehidupan anak bukan berarti Anda harus mengontrol semua hal dalam hidupnya. Ingat, mengontrol sangat berbeda dengan mengawasi.

Dengan membangun komunikasi yang terbuka, anak akan merasa lebih nyaman untuk berbicara dengan Anda. Hal ini akan membuat Anda memiliki hubungan yang lebih erat dengan anak. Mereka tidak akan merasa dikekang, mereka masih memiliki ruang untuk bergerak, namun mereka juga bisa mengandalkan Anda tanpa rasa takut.

3. Memberikan pendidikan karakter

Mengajarkan anak-anak tentang pentingnya integritas, kejujuran, dan rasa hormat terhadap orang lain. Ini termasuk menghargai perbedaan dan mengembangkan kemampuan untuk mengatakan ‘tidak’ pada pengaruh negatif.

4. Berikan batasan yang jelas

Orangtua harus jelas dalam memberikan batasan bagi anak serta konsekuensi apabila anak melanggar aturan tersebut. Batasan ini harus disesuaikan dengan usia dan kematangan anak.

 

BACA JUGA: Cegah Anak Anda Jadi Pelaku Bullying! Sudahkah Anda Menciptakan Lingkungan Ramah Anak?

 

5. Mengawasi pergaulannya

Mengenal teman-teman anak dan orang tua mereka, serta memantau media sosial dan teknologi yang digunakan anak. Ini membantu orangtua untuk memahami lingkungan sosial anak dan mengidentifikasi potensi masalah.

Amsal 22:6 mengatakan kepada kita untuk, “Didiklah anak pada jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang darinya.” Firman Tuhan ini menekankan pentingnya pendidikan awal dalam kehidupan anak dan bagaimana itu dapat membentuk masa depan mereka.

Mendidik dan membimbing anak adalah perjalanan panjang yang harus dilakukan setaip orang tua kristen. Perjalanan ini tidak sesederhana mengajarkan anak untuk mengikuti aturan semata, tetapi juga membentuk karakter mereka agar mencerminkan kasih Kristus.

Orangtua yang mengajarkan anak-anak mereka untuk mencintai Tuhan dan sesama manusia memberikan mereka dasar yang kuat untuk menjadi individu yang penuh kasih dan bertanggung jawab dalam masyarakat.

Pendidikan rohani ini juga memberikan anak-anak perspektif yang lebih luas tentang dunia dan tempat mereka di dalamnya, membantu mereka untuk membuat keputusan yang bijaksana dan membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.

Anda diberkati dengan artikel ini? Yuk menabur untuk memberkati lebih banyak pembaca lainnya dengan berdonasi untuk mendukukng pelayanan jawaban.com sekarang.

DONASI

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami