Rayakan Imlek 2024, Begini Keluarga Kristen Memaknainya
Sumber: Rumah Hokie

Kata Alkitab / 25 January 2024

Kalangan Sendiri

Rayakan Imlek 2024, Begini Keluarga Kristen Memaknainya

Puji Astuti Official Writer
1547

Imlek atau tahun baru china adalah perayaan yang sudah berlangsung selama ribuan tahun di berbagai negara Asia dan bahkan pelosok dunia, termasuk Indonesia. Perayaan imlek memiliki banyak tradisi dan simbol yang berkaitan dengan harapan akan keberuntungan, kemakmuran, kesehatan dan kebahagiaan di tahun yang baru.  

Bagi keluarga kristen yang berasal dari etnis Tionghoa atau yang tinggal di lingkungan yang merayakan imlek, perayaan ini bisa menjadi kesempatan untuk menghargai warisan budaya dan sejarah mereka, serta untuk mempererat hubungan dengan keluarga dan sesama. 

Namun, ada juga beberapa tantangan yang mungkin dihadapi oleh keluarga kristen dalam merayakan imlek. Salah satunya adalah bagaimana membedakan antara tradisi budaya dan kepercayaan agama yang mungkin bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan. 

Misalnya, apakah boleh menghormati leluhur dengan membakar dupa atau kertas uang? Apakah boleh mempercayai ramalan shio atau feng shui? Apakah boleh mengikuti ritual-ritual lain yang berbau mistis atau takhayul? Bagaimana cara menyikapi hal-hal ini dengan bijak dan tidak menyinggung perasaan keluarga atau tetangga yang mungkin masih memegangnya? 

BACA JUGA:

Bolehkah Percaya pada Zodiak?

Bijak Ajarkan Anak Kelola Angpau

Melalui kesempatan ini mari kita belajar tentang panduan bagaimana sebagai keluarga Kristen kita memaknai dan merayakan Imlek 2024. Panduan ini bukanlah aturan baku yang harus diikuti secara kaku, melainkan prinsip-prinsip umum yang dapat disesuaikan dengan situasi dan konteks masing-masing keluarga. Panduan ini juga bukanlah untuk menghakimi atau mengharamkan tradisi imlek, melainkan untuk membantu kita memilah dan memilih mana yang sesuai dengan iman kita sebagai pengikut Kristus. 

1. Tetap mengutamakan Allah sebagai sumber segala berkat.  

Imlek adalah waktu yang tepat untuk bersyukur atas kasih dan anugerah Allah yang telah diberikan kepada kita sepanjang tahun lalu, dan untuk memohon perlindungan dan pimpinan-Nya di tahun yang baru. Kita dapat menunjukkan rasa syukur kita dengan beribadah bersama keluarga, membaca firman Tuhan, berdoa dan menyanyi pujian.  

Kita juga dapat menunjukkan rasa percaya kita kepada Allah dengan tidak bergantung pada hal-hal lain selain Dia, seperti ramalan, horoskop, angka keberuntungan, benda-benda mistis atau ritual-ritual takhayul. Sebagai gantinya, kita dapat mengandalkan janji-janji Allah yang tertulis dalam Alkitab, seperti dalam Roma 8:28: "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. " 

2. Menghormati orang tua dan leluhur sebagai bagian dari perintah Allah.  

Imlek adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi dan memberi hormat kepada orang tua, kakek-nenek, paman-bibi atau kerabat lain yang lebih tua dari kita. Kita dapat memberi mereka ucapan selamat imlek, memberi angpao kepada anak-anak atau yang masih lajang, serta memberi mereka hadiah atau bantuan sesuai dengan kebutuhan mereka.  

Kita juga dapat menghormati leluhur kita dengan mengenang jasa-jasa mereka, belajar dari sejarah mereka, menjaga nama baik mereka dan meneruskan nilai-nilai mereka kepada generasi berikutnya. Namun, kita tidak perlu melakukan hal-hal yang bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan, seperti menyembah leluhur, membakar dupa atau kertas uang, atau meminta berkat dari mereka.  

Sebagai gantinya, kita dapat menghormati mereka dengan cara yang sesuai dengan iman kita, seperti dengan berdoa  mengucap syukur kepada Tuhan atas warisan mereka, atau menanam pohon atau bunga di makam mereka. Hal ini sesuai dengan perintah Allah dalam Keluaran 20:12: "Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu dan supaya baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu." 

3. Mencintai keluarga dan sesama sebagai bukti kasih Allah.  

Imlek adalah waktu yang tepat untuk berkumpul dan bersukacita bersama keluarga, saudara, teman atau tetangga. Kita dapat menikmati makanan khas imlek, serta berbagi cerita, pengalaman atau harapan. Kita juga dapat menunjukkan kasih kita kepada keluarga dan sesama dengan saling memberi maaf, menghapus dendam, menolong yang membutuhkan, atau memberi sumbangan kepada yang miskin atau yang menderita.  

Hal ini sesuai dengan kasih Allah yang telah dinyatakan kepada kita melalui Yesus Kristus, yang telah mati dan bangkit untuk menebus dosa-dosa kita. Seperti yang tertulis dalam Yohanes 13:34-35: " Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi. " 

Demikianlah beberapa panduan bagi keluarga kristen dalam memaknai dan merayakan imlek secara kristiani. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda dan keluarga anda. Selamat  mempersiapkan perayaan Imlek 2024!  

----------------------------------

Ini adalah kesempatan istimewa untukmu beri angpao untuk anak-anak kurang beruntung di pelosok IndonesiaSaat ini, CBN telah membantu 79 komunitas dengan menyediakan layanan PAUD, memberikan bantuan modal usaha kepada orangtua anak, dan mendirikan sanggar belajar School Of Life yang memberikan manfaat bagi 3.720 anak. Ini dilakukan khususnya di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal di Indonesia.  Mari dukung CBN untuk mengubah kehidupan ribuan anak Indonesia, KLIK DISINI UNTUK DONASI. 

Sumber : Puji Astuti | Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami