Makananku Adalah Melakukan Kehendak Bapaku
Kalangan Sendiri

Makananku Adalah Melakukan Kehendak Bapaku

Puji Astuti Official Writer
      1596

Ayat Renungan : 

Yohanes 4:34, Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.” 

Seiring kita memasuki akhir tahun, mari kita renungkan hal-hal yang patut kita syukuri. Dalam 11 bulan terakhir, apa yang lebih mendominasi perasaan kita: penyesalan atau rasa syukur? Waktu memasuki tahun 2023, kita membawa berbagai rencana dan harapan, namun realitas seringkali tidak sesuai dengan yang kita inginkan. 

Wajar jika kita menilai keberhasilan tahun ini dari pencapaian yang telah kita raih, momen-momen membanggakan, dan kebahagiaan yang dirasakan. Namun, sebelum terlalu jauh terbawa oleh hal-hal tersebut, kita perlu bertanya pada diri sendiri, "Sejauh mana hal tersebut penting di mata Tuhan?" 

Mari ambil contoh dari Yesus Kristus. Bagi-Nya, "melakukan kehendak Bapa" adalah seperti makanan yang memberi-Nya kekuatan. Dalam kehidupan kita sebagai manusia, makanan adalah kebutuhan pokok yang memberi energi untuk menjalani hidup. Begitu juga dengan Yesus, kebutuhan pokok-Nya adalah menaati kehendak Bapa-Nya. Keberhasilan-Nya diukur dari ketaatan-Nya dalam menggenapi kehendak Bapa di bumi, bahkan sampai mati di kayu salib. 

Bagaimana dengan kita? Apakah kehendak Tuhan menjadi kebutuhan utama dan tujuan dalam segala hal yang kita lakukan? Ataukah terkadang, segalanya berpusat pada keinginan kita sendiri? 

Di tengah riuhnya perayaan Natal di bulan Desember, mari luangkan waktu sejenak untuk mengevaluasi target yang telah kita tetapkan di tahun 2023. Mari identifikasi mana yang didorong oleh kehendak Tuhan dan mana yang dipacu oleh keinginan kita sendiri.  

Dengan hasil evaluasi itu, kita dapat merumuskan resolusi baru untuk tahun 2024. Mulailah hari ini dengan bertanya pada Tuhan, "Apa yang menjadi kehendak-Mu yang harus aku kejar di tahun depan?"  

Dengan langkah itu, kita dapat memasuki tahun baru dengan tekad yang baru pula. Selamat merenung dan menyambut masa depan yang penuh harapan! 

Action : Buat daftar ungkap syukur Anda untuk semua yang terjadi selama 11 bulan terakhir, dan bawalah korban syukur itu dalam doa-doa Anda. Selain itu Anda juga bisa mulai berdoa kepada Tuhan untuk resolusi di tahun 2024. Buatlah keputusan radikal untuk menjadikan kehendak Tuhan yang utama dalam hidup Anda.  

Ayat Hafalan : 2 Tesalonika 1:11-12, “Karena itu kami senantiasa berdoa juga untuk kamu, supaya Allah kita menganggap kamu layak bagi panggilan-Nya dan dengan kekuatan-Nya menyempurnakan kehendakmu untuk berbuat baik dan menyempurnakan segala pekerjaan imanmu, sehingga nama Yesus, Tuhan kita, dimuliakan di dalam kamu dan kamu di dalam Dia, menurut kasih karunia Allah kita dan Tuhan Yesus Kristus.” 

Ikuti Kami