Belajar Dari Masa Lalu dan Melangkah ke Masa Depan
Kalangan Sendiri

Belajar Dari Masa Lalu dan Melangkah ke Masa Depan

Lori Official Writer
      1517

Ayat Renungan: 

Galatia 6: 4, “Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.”

Amsal 23:17-18, “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan Tuhan senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

 

Jika kita melihat lebih dekat ke dalam hidup kita, kita pasti akan kagum dengan cara unik Tuhan menciptakan kita. Bagaimana Dia merancang hari-hari dalam hidup kita bahkan sebelum kita dilahirkan dan bagaimana Dia membuat kita menjadi pribadi yang unik dengan karunia rohani, hati, kemampuan, kepribadian dan pengalaman-pengalaman kita. 

Tetapi meskipun kita menyadari diri kita dibentuk secara unik oleh Tuhan, kadang kita masih tetap merasa bingung dengan apa yang harus kita lakukan dan kerjakan. Apalagi saat kita memikirkan tentang masa depan, kita akan jauh lebih bingung dan cemas.

Pagi ini kita mau belajar dari firman Tuhan dalam Galatia 6: 4, yang berkata “Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.” 

Tuhan memberikan kita dua hal penting untuk kita pelajari lewat ayat ini yaitu:

Pertama, kita perlu memeriksa pekerjaan kita sendiri. Dengan kata lain, kita harus memeriksa hidup kita melalui perjalanan yang kita sudah lewati dan belajar dari pengalaman tersebut.

Kedua, hindari sikap membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Saat kita memeriksa kehidupan kita sendiri, jangan biarkan mata kita tertuju pada bagaimana Tuhan bekerja atas hidup orang lain. Fokuslah kepada apa yang sudah Dia lakukan di dalam hidup kita. Percayalah bahwa Tuhan puny a cara-Nya sendiri untuk membawa kita di dalam rencana-Nya. Dia mau kita percaya sepenuhnya bahwa bersama Dia hidup kita akan diberkati.

Hari ini, mari ambil waktu untuk memeriksa hidup kita sendiri dengan beberapa tindakan praktis berikut:

1. Luangkan waktu setengah jam di minggu ini untuk duduk dan memikirkan periode hidup Anda. Ambil selembar kertas dan tuliskan setiap periode yang ingin kamu lalui. Misalnya, periode satu tahun, periode lima tahun hingga 10 tahun ke depan.

2. Apa saja yang ingin kami kerjakan dan gapai di setiap periode ini? Tuliskan dengan detail!

3. Tentukan strategi apa yang ingin kamu lakukan untuk meraih tujuan tersebut?

Pastikan bahwa setiap tujuan yang ingin kita raih merupakan kehendak Tuhan. Karena itu mari mengambil waktu untuk mencari isi hati Tuhan atas hidup kita ke depan, khususnya ketika kita sedang mempersiapkan diri menyambut tahun 2024 di depan.

 

Ayat Hafalan: Amsal 23:17-18, “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan Tuhan senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

Ikuti Kami