5 Kunci Jadi Karyawan Terbaik Menurut Kitab Amsal

Finance / 22 June 2022

Kalangan Sendiri

5 Kunci Jadi Karyawan Terbaik Menurut Kitab Amsal

Lori Official Writer
1394

Kitab Amsal mungkin sudah ditulis selama berabad-abad yang lalu. Tetapi isinya selalu relevan di segala zaman. Kitab ini bisa dibilang sangat relevan dengan berbagai aspek kehidupan manusia hingga di abad ini, khususnya di bidang pekerjaan.

Bagi Anda yang menjalani profesi sebagai karyawan, penting sekali untuk melatih diri melakukan 5 pesan Kitab Amsal ini jika ingin menjadikan diri Anda sebagai karyawan terbaik bagi perusahaan Anda bekerja.

1# Terima Kritikan Dengan Hati yang Terbuka

“Teguran orang yang bijak adalah seperti cincin emas dan hiasan kencana untuk telinga yang mendengar.” (Amsal 25: 12)

Menerima teguran mungkin sesuatu yang tidak mengenakkan. Hal ini ibarat tamparan yang menyakitkan sekaligus memalukan. Tetapi Amsal mengingatkan kita untuk menerima teguran dengan hati yang terbuka. 

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan atau kesilapan. Jadi jika atasan atau rekan kerja menegur kita, maka responilah teguran tersebut sebagai kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang. 

 

2# Jauhi Gosip Kantor 

“Siapa mengumpat, membuka rahasia, sebab itu janganlah engkau bergaul dengan orang yang bocor mulut.” (Amsal 20: 19)

Mendengar desas desus yang terjadi di kantor memang akan menggoda setiap karyawan untuk berkumpul dan membicarakan informasi terkini. Tetapi kebiasaan ini bisa jadi sangat mengikat. Saat rekan kerja menggosipkan orang lain dengan nada berbisik, mereka bisa saja melakukan hal serupa tentang Anda kepada orang lain.

Seorang karyawan yang baik tidak akan pernah mau melibatkan dirinya ke dalam lingkungan penggosip. Karena itu penting untuk membuat komitmen untuk menjauhkan diri dari berbagai perkumpulan yang tidak baik. Seperti nasihat Raja Salomo, janganlah bergaul dengan orang yang bocor mulut.

 

Baca Juga: 7 Langkah Supaya Anda Mencapai Sukses di Masa Depan

 

3# Bawa Hal-hal Baik ke Lingkungan Kerja

“Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya.” (Amsal 31: 12)

Membawa hal-hal baik ke lingkungan kerja bermanfaat untuk membangun identitas diri Anda. Dengan menyebarkan kebaikan, Anda secara tidak langsung menanam nilai yang baik di dalam diri orang lain tentang pribadi Anda.

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk membawa hal-hal baik ini ke dalam pekerjaan, misalnya sesekali membawa atau menyediakan sarapan untuk semua rekan kerja, mengundang rekan di hajatan ulang tahun atau syukuran atau mengulurkan bantuan kepada rekan yang membutuhkan.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Bustedhalo.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami