Fakta Alkitab: Iri Hati Membuat Saul Jatuh dari Takhtanya

Fakta Alkitab / 9 June 2022

Kalangan Sendiri

Fakta Alkitab: Iri Hati Membuat Saul Jatuh dari Takhtanya

Claudia Jessica Official Writer
944

Sukses, terkenal, dan memiliki segalanya bukan jaminan bagi seseorang merasa puas dan tidak merasa iri kepada orang lain.

Terlebih di zaman sosial media saat ini, rasa iri menyusup saat melihat postingan teman yang wah, tanpa tahu realita kehidupan orang itu.

Alkitab juga memberikan bukti nyata buruknya rasa iri. Tokoh yang diurapi Tuhan ini bahkan melakukan beberapa kali percobaan pembunuhan karena merasa iri. Siapa dia dan seperti apa kisahnya?

 

Awal mula perasaan iri hadir dalam diri Saul

Saul adalah raja pertama Israel yang berasal dari suku Benyamin. Dalam pemerintahannya, Israel memiliki musuh yang gagah perkasa dari Filistin yang bernama Goliat. Kebanyakan dari tentara Israel takut untuk melawan Goliat saat berperang dengan Filistin.

Hingga suatu ketika seorang anak dari Isai yang bernama Daud datang pada Saul untuk menawarkan diri melawan Goliat. Daud berperang melawan Goliat dengan Nama Tuhan dan berhasil mengalahkan Goliat.

Awalnya Raja Saul kagum atas keberanian Daud melawan Goliat. Namun orang Israel lebih memuji-muji Daud dibanding Saul, dan mereka mengatakan, “Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa.”

Hal ini membangkitkan amarah Saul dan sejak saat itu hatinya tersulut amarah sehingga benci dan iri pada Daud (1 Samuel 17:6-9).

 

Saul merencakan hal jahat kepada Daud

Saul bertekad untuk membunuh Daud karena telah dikuasai oleh iri hati, bahkan ia menyatakan keinginannya secara terbuka. 1 Samuel 18: 9-10 menulis upaya pembunuhan pertama Saul terhadap Daud. Saul melempar tombak kepada Daud, tetapi ia berhasil menghindarinya. Iri hati dan amarah menguasai Saul. Kini fokus Raja Saul hanya satu, ia ingin melenyapkan Daud.

Kemudian Saul menjadikan Daud sebagai tangan kanannya untuk berperang melawan musuh. Tetapi Saul memiliki maksud tersembunyi dibalik hal itu. Ia berharap Daud mati di medan pertempuran, dan dengan demikian ia tidak harus membunuh Daud dengan tangannya sendiri. Namun rencana Saul berbanding terbalik dengan hasilnya karena Daud selalu menang dalam pertempuran.

 

BACA JUGA: #FaktaAlkitab: Ditemukam Tempat Persembunyian Daud dari Kejaran Raja Saul

 

Iri hati membuat nurani Saul jadi buta

Yonatan, anak Saul adalah sahabat setia Daud.

Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud. Ketika Yonatan berusaha membela Daud, ia malah dikutuk dan dimarahi ayahnya dengan kasar (1 Samuel 20:30).

Ketika Yonatan bertanya kepada ayahnya mengapa Daud harus dibunuh, ayahnya justru melemparkan tombak untuk membunuhnya (1 S Samuel 20:33). Iri hati sungguh membutakan nurani Saul terhadap anaknya sendiri.

Meskipun Yonatan berhasil mengelak, namun hatinya begitu sedih karena sang ayah ingin mencelakainya. Untuk menyelamatkan sahabat karibnya itu, Yonatan meminta Daud melarikan diri.

 

Respon Daud terhadap ancaman Saul

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA -->

Sumber : Fakta Alkitab Jawaban Channel
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami