Presiden: 70 Tahun Indonesia Berhasil Jaga Toleransi

Nasional / 24 July 2015

Kalangan Sendiri
Presiden: 70 Tahun Indonesia Berhasil Jaga Toleransi
Sumber: AFP
Theresia Karo Karo Official Writer
7136
Presiden Joko Widodo kembali menekankan semangat toleransi dalam kehidupan bangsa Indonesia. Hal ini diungkapkannya saat membuka pertemuan dengan para tokoh lintas agama di Istana Negara di Jakarta, kemarin sore (23/7).

Dilansir dari Antaranews, Jokowi mengatakan, “Saya sering menyampaikan bahwa negara kita ini beragam dan dalam kebinnekaan itu sampai saat ini kita bisa bersatu, bisa rukun, bisa saling toleransi, menghormati, dan menghargai.”

Pemeliharaan toleransi ini perannya sangat vital, mengingat masyarakat Indonesia yang terdiri atas ragam agama, suku, budaya, dan ras. Menurutnya, hal ini bisa terwujud bila semua pihak ikut berperan dalam menjaga toleransi.

“Peran bapak ibu sebagai ulama dan tokoh agama sangat menentukan sekali memberikan nasihat dan wejangan kepada yang di bawah agar grassroot bisa menjadi dingin dan justru tidak memanaskan suasana,” imbau Jokowi.

Selanjutnya, Presiden juga mengungkapkan bahwa toleransi bukan hal asing bagi bangsa Indonesia. “Seperti di depan saya sampaikan, 70 tahun kita berhasil menyelaraskan kehidupan bersama dan kita harap ke depan kita terus maju bijak, agar masyarakat tidak terprovokasi untuk hal-hal yang kecil bisa kita padamkan,” jelasnya.

Meskipun tidak secara khusus membahas insiden di Tolikara, namun dalam kesempatan itu Jokowi dengan tegas mengungkapkan pentingnya menjalin komunikasi yang baik. Sehingga gesekan kecil sekalipun bisa dihindari dan tidak terjadi konflik antar pihak yang berkepentingan.

“Saya ingin mengingatkan kita semua bahwa apa yang terjadi di Tolikara seharusnya tidak terjadi kalau komunikasi kita baik dan silaturahmi kita ini baik. Sehingga kejadian bisa berbicara dan komunikasi terlebih dahulu. Saya kira tidak ada kata terlambat sehingga tidak ada gesekan kecil dan lebih baik,” papar Jokowi.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak Kepolisian. Informasi terbaru dari Kapolda Papua Irjen Yotje Mende menyebutkan bahwa pihaknya telah mengamankan dua tersangka kerusuhan Tolikara, kemarin (23/7).

Keduanya diketahui merupakan warga lokal Tolikara. Polda Papua menetapkan keduanya sebagai tersangka karena dianggap berperan sebagai provokator atau yang menggerakkan massa untuk melakukan penyerangan.


Sumber : Antaranews/CnnIndonesia.com by tk
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?