Dengan tujuan agar jemaat gereja merasakan realitas hidup di Betlehem, sebuah gereja di Ibu Kota London, Inggris, membuat dinding tiruan mengelilingi Kota Betlehem di Tepi Barat, Palestina yang dikuasai Israel. Dinding setinggi delapan meter itu dihadirkan dalam Festival Betlehem di Britania.
Dilaporkan oleh Al Arabiya, Jumat (27/12), festival ini diadakan hingga 5 Januari mendatang menarik minat jemaat hadir di gereja. "Banyak orang mencoretkan pesan perdamaian di dinding itu," ujar ketua kreatif Justin Butcher.
Butcher mengatakan dia melihat penderitaan warga Betlehem saat dinding itu dibangun. Itu sebabnya banyak jemaat menuliskan tembok itu harus runtuh. Tembok itu dibangun oleh pemerintah Israel pada 2002 bertujuan melindungi warganya dari serangan bom bunuh diri orang Palestina.
Namun dinding ini malah memisahkan beberapa keluarga dan saudara dengan saudara mereka lainnya. Membatasi gerakan bebas dan berdampak sangat luas bagi kehidupan warga Betlehem.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”