Mengapa Harus Meniru ?
Kalangan Sendiri

Mengapa Harus Meniru ?

Budhi Marpaung Official Writer
      6567
Show English Version

Galatia 2:11

Tetapi waktu Kefas datang ke Anthiokia, aku berterang-terangan menentangnya, sebab ia salah.

Bacaan Alkitab Setahun : [kitab]mazmu104[/kitab]; [kitab]yakob1[/kitab]; [kitab]yehez13-14[/kitab]

Diantara para rasul yang ditulis di dalam Alkitab, Paulus merupakan rasul yang tergolong pendatang baru. Walau ia telah menjalankan pelayanannya selama belasan tahun, tetapi orang-orang percaya di Yerusalem masih banyak yang meragukan kerasulannya.

Namun, Paulus tidak gentar. Ia tetap yakin dengan panggilan Tuhan baginya. Ia tahu apa yang harus dikerjakannya selama di muka bumi ini, yaitu menginjil kepada orang-orang bukan Yahudi ([kitab]galat2:2,7[/kitab]). Ia tidak mencari popularitas. Ia tidak mencari permusuhan, malahan dengan giat membangun persekutuan ([kitab]galat2:9[/kitab]).

Paulus juga tidak sekalipun mencoba mencari muka di depan para seniornya. Ia berpendirian teguh dan menjunjung tinggi kebenaran. Bahkan ia berani menegur Petrus (Kefas) dengan tulus ([kitab]galat2:11[/kitab]).

Godaan untuk meniru dan menyesuaikan diri dengan harapan banyak orang sering mengusik kita. Mengapa? Karena kita ingin diterima. Kita pun sering tergoda untuk mencari muka di depan orang yang berpengaruh. Padahal mereka pun bisa salah. Hari ini kita belajar perlunya mandiri dalam bersikap, tanpa berlaku sok pintar. Teguh dalam pendirian, tanpa menjadi keras kepala. Menjadi diri sendiri, tanpa merendahkan orang lain – PAD

Tuhan menciptakan setiap kita unik, jadi mengapa harus meniru orang lain?

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?