Probiotik, Si Penjaga Saluran Cerna

Gizi & Nutrisi / 27 November 2008

Probiotik, Si Penjaga Saluran Cerna
Lestari99 Official Writer
5995

\"\"Mendengar kata bakteri, yang terbayang adalah kuman penyebab penyakit. Padahal, seperti sifat manusia, ada pula bakteri yang baik yang memiliki efek menguntungkan bagi tubuh, antara lain untuk menyehatkan saluran pencernaan serta meningkatkan kekebalan tubuh.

Saluran cerna kita merupakan sarang penyakit. Hal ini karena berbagai jenis mikroba, virus dan jamur tumbuh subur di tempat ini. Itu sebabnya kita membutuhkan probiotik yang salah satu tugasnya adalah menekan jumlah patogen (bakteri penyebab penyakit).

Contoh bakteri yang baik adalah Lactobacillus paracasei dan Bifidobacterium longum. Sementara E Coli dan Salmonella termasuk dalam kelompok patogen.

Menurut spesialis gizi, dr.Fiastuti Witjaksono, kesehatan saluran cerna sangat dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya pola makan dan gaya hidup. "Makanan yang tinggi lemak dan rendah serat, juga stres, bisa memicu timbulnya gangguan pencernaan yang ditandai oleh gejala sembelit serta susah buang air besar," kata dokter yang berpraktek di Semanggi Specialist Clinic ini.

Saluran cerna yang didominasi oleh bakteri jahat berdampak bagi kesehatan, misalnya saja daya tahan tubuh menurun, terganggunya penyerapan nutrisi, infeksi, insomnia, hingga kanker usus.

Menurut Fiastuti, untuk menjaga saluran cerna, kita perlu selalu mengkonsumsi makanan kaya serat seperti buah dan sayuran. Kita juga bisa mempertimbangkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung probiotik, semisal yogurt. Syaratnya, saat mencapai perut, probiotik yang ada dalam yogurt tersebut harus dalam keadaan hidup. Oleh karena itu perhatikan benar cara penyimpanan dan penyajian yogurt atau produk lain yang mengandung bakteri baik.

Cara lain untuk menambah jumlah bakteri baik dalam usus adalah dengan memberinya makanan, yakni prebiotik. Jadi probiotik itu kumannya, prebiotik makanannya. Adapun  makanan yang merupakan prebiotik di antaranya asparagus, pisang, ubi jalar serta bawang bombay.

Selain makanan yang mengandung bakteri baik, kita juga bisa mencegah sembelit dengan cara banyak minum air putih dan melakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki. Aktivitas ini merangsang otot-otot rektum (saluran di sekitar anus) berkontrasi sehingga kotoran akan terdorong keluar. Maka, bebaslah Anda dari gangguan saluran cerna.

Sumber : kompas
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?