Jadi Berkat Bahkan dari Posisi Paling Rendah

Renungan Harian / 29 June 2026

Jadi Berkat Bahkan dari Posisi Paling Rendah
Lori Official Writer
      72

2 Raja-raja 5:3

"Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya.""

 

Ada seorang panglima perang, yang ditakuti dan dihormati semua orang termasuk raja Aram sendiri, dia menderita sakit kusta sudah cukup lama. Sudah berkali-kali mencari pengobatan tetapi semuanya tidak menyembuhkannya. Sampai akhirnya dia mendengar arahan seseorang - bukan dari penasihat kerajaan, bukan dari tabib terbaik Aram, melainkan dari seorang pelayan perempuan yang bahkan namanya tidak disebutkan.

Dia adalah tawanan perang Israel yang melayani di rumah Naaman, pahlawan perang orang Aram. Dari sudut pandang dunia, ia tidak memiliki apa-apa - hanya pelayan muda dengan posisi paling rendah. Tetapi dari posisi rendahan ini, Allah memilih untuk bekerja.

Yang luar biasa bukan hanya apa yang ia katakan, tetapi bagaimana ia bisa mengatakannya. Dia adalah tawanan — ia bisa saja membiarkan Naaman menderita kusta seumur hidupnya dan merayakan penderitaan pemimpin yang menindas bangsanya. Dia bisa merasa jadi korban, tetapi gadis kecil ini memilih untuk berbicara. Ia memelihara imannya di tengah keadaan yang tidak adil, dan dengan satu kalimat sederhana dia mengubah hidup Naaman selamanya.

"Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya."" (2 Raja-raja 5:3)

Saudara, kisah ini sangat menarik dan relevan di dalam kehidupan kita saat ini, sebagaimana disampaikan dalam 1 Petrus 2: 18 — bahwa sekalipun kita memiliki pemimpin yang membuat kita harus mengerjakan pekerjaan yang paling tidak dianggap, tetapi ketaatan dan kesetiaan di dalam mengerjakannya membentuk karakter kita. Pelayan Naaman ini tidak menunggu posisi dimana dia memiliki kekuasaan atau jabatan untuk menjadi berkat - justru dia melakukannya dari posisi paling rendah. 

Mungkin pekerjaan Anda saat ini terasa kecil, tidak terdengar penting, bahkan tidak dianggap. Mungkin juga tidak ada yang tahu nama Anda. Tetapi Allah melihat setiap tindakan setia yang Anda lakukan — dan Ia sanggup memakai posisi itu untuk mendatangkan hal-hal besar yang tidak pernah kita bayangkan.

Pertanyaannya adalah:

  1. Pernahkah Anda merasa bahwa pekerjaan Anda terlalu kecil untuk dipakai Tuhan?
  2. Hal apa yang Anda lihat dalam pekerjaan saat ini sebagai kesempatan untuk menjadi berkat bagi orang lain - sama seperti apa yang dilakukan gadis kecil dalam kisah Naaman? 

 

Selamat menjadi saluran berkat Tuhan!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?