Selidiki dan Ujilah

Renungan Harian / 6 June 2015

Kalangan Sendiri
Selidiki dan Ujilah
Theresia Karo Karo Official Writer
      13568
Show English Version
2 Korintus 13:5
"Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji."


Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 7; Yohanes 17; 1 Tawarikh 27-29

“Anda adalah orang yang ...”; “menurut saya, Anda cenderung ...”; “seperti yang sering saya katakan, Anda itu ....” dan lain sebagainya. Potongan kalimat tadi adalah perbincangan sehari-hari yang sering ditujukan kepada kita, atau sebaliknya.

Manusia cenderung lebih pintar menilai orang lain, daripada memeriksa diri sendiri. Tahukah Anda, ketika satu jari menunjuk kepada orang lain, empat jari yang lain mengarah ke diri sendiri.

Seperti bacaan kita dalam (2 Korintus 13:5), Paulus mengajak jemaat Korintus untuk lebih banyak menyelidiki diri sendiri ketimbang menilai orang lain. Sebab bagi Paulus, menyelidiki diri sendiri berperan sangat penting dalam pertumbuhan rohani pengikut Kristus.

Saat seseorang berani menyelidiki diri sendiri, berarti dia berani melihat kondisi hidupnya apa adanya, termasuk kelemahannya. Setelah menyadari kelemahan diri sendiri, seseorang dapat bercermin dan lebih terbuka kepada Allah yang adalah penyelidik hatinya. Sehingga dia akan semakin berani mengambil langkah untuk memperbaiki diri dan lebih tahan uji.

Sudahkah kita membangun kebiasaan untuk menyelidiki diri sendiri? Apakah kita hanya pintar "mengutak-atik" hidup orang lain dan marah apabila orang lain meneliti hidup kita?

Mari perbanyak waktu untuk melihat ke dalam diri, agar kita bisa lebih waspada dan juga toleran terhadap orang lain. Orang yang kerap memeriksa batinnya setiap saat, sama seperti seseorang yang rajin membersihkan rumahnya dari debu dan sampah. Hati kita pun akan bersih, bila kita bersedia selalu membersihkannya bersama Allah.
 
Saat kita berani melihat ke dalam diri sendiri, buah-buah kehidupan yang baik akan keluar dari diri kita.
Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?