Kasih Tanpa Batas

Renungan Harian / 11 August 2014

Kalangan Sendiri
Kasih Tanpa Batas
Puji Astuti Official Writer
      10510
Show English Version

Mazmur 36:6
Ya Tuhan, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu sampai ke awan.

Bacaan Alkitab Setahun [kitab]mazmu42[/kitab] ; [kitab]Itimo6[/kitab] ; [kitab]yesay37-38[/kitab]

Baru-baru ini, seorang teman mengirimi saya catatan tentang asal mula sebuah himne yang sering saya dengar di gereja semasa masih kanak-kanak:

Andaikan laut tintanya, Dan langit jadi kertasnya, Andaikan ranting kalamnya, Dan insan pun pujangganya; Takkan genap mengungkapkan Hal kasih mulia Dan langit pun takkan lengkap Memuat kisahnya.

Kata-kata ini merupakan bagian dari sebuah puisi Yahudi kuno dan pernah ditemukan pada dinding kamar seorang pasien dalam suatu rumah sakit jiwa.

Di kemudian hari, Frederick M. Lehman merasa begitu tersentuh oleh puisi tersebut sehingga ia rindu untuk menggubahnya menjadi sebuah lagu. Pada tahun 1917, sambil duduk di atas sebuah kotak yang berisi lemon saat waktu istirahat makan siang dalam pekerjaannya sebagai seorang buruh, ia menambahkan kalimat demi kalimat untuk dua bait pertama dan bagian refrain, sehingga lengkaplah pujian yang diberi judul “The Love of God” (Agunglah Kasih Allahku).

Sang pemazmur menggambarkan jaminan penghiburan dari kasih Allah dalam Mazmur 36: “Ya Tuhan, kasih-Mu sampai ke langit” (ay.6). Bagaimanapun kondisi kehidupan yang kita jalani—baik di saat pikiran kita begitu jernih dan bebas dari berbagai kebimbangan atau di tengah masa-masa pencobaan yang gelap gulita—kasih Allah menjadi menara pengharapan yang bersinar terang, sebagai sumber kekuatan dan keyakinan kita yang selalu tersedia dan tak berkesudahan.

Oh kasih Allah agunglah!
Tiada bandingnya!
Kekal, teguh, dan mulia, Dijunjung umat-Nya.
~ Lehman


Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?