Pribadi yang Selalu Hadir dan Menuntun

Kata Alkitab / 9 August 2026

Pribadi yang Selalu Hadir dan Menuntun
Sumber: ChatGPT
Aprita L Ekanaru Official Writer
110

"Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku."

Mazmur 139:9-10

 

Pernahkah kamu berada di satu titik hidup ketika rasanya ingin pergi jauh saja?

Bukan selalu karena ingin melarikan diri dari Tuhan. Bisa jadi kamu hanya sedang lelah. Terlalu banyak hal yang dipikirkan, terlalu banyak keadaan yang tidak bisa dikendalikan, atau terlalu banyak pertanyaan yang belum menemukan jawaban. Dalam kondisi seperti itu, terkadang kita berharap ada satu tempat di mana kita bisa melupakan segala permasalahan.

Daud seolah menggambarkan perasaan itu dalam Mazmur 139. Ia membayangkan terbang bersama fajar, pergi sejauh mungkin, bahkan tinggal di ujung laut. Tetapi ia sampai pada satu kesadaran penting, bahwa sejauh apa pun ia pergi, Tuhan tetap ada di sana.

Mazmur 139 berbicara tentang Allah yang mengetahui dan hadir dalam seluruh kehidupan manusia. Tuhan mengenal pikiran kita sebelum kita mengucapkannya. Dia tahu perjalanan hidup yang kita jalani. Dia bahkan mengenal kita sejak kita masih berada dalam kandungan.

Lalu dalam ayat 9-10, Daud membawa kita kepada satu gambaran yang begitu menenangkan. Kehadiran Tuhan bukan hanya berarti bahwa Dia melihat kita dari kejauhan. Daud berkata, "tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku." Artinya, Tuhan bukan hanya hadir, tetapi Dia juga menuntun.

Saudaraku, mungkin hari ini kita sedang berada di tempat yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Rencana hidup berubah. Hubungan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Pekerjaan terasa tidak pasti. Atau mungkin sedang menghadapi musim kehidupan yang membuatmu bertanya, "Tuhan, sebenarnya aku sedang dibawa ke mana?"

Mazmur ini mengingatkan bahwa lokasi kita tidak pernah menjadi batas bagi pekerjaan Tuhan. Tidak ada tempat yang terlalu jauh bagi-Nya. Tidak ada situasi yang terlalu gelap sehingga Tuhan kehilangan jejak kita. Bahkan ketika kita sendiri tidak tahu ke mana harus melangkah, tangan-Nya masih mampu menuntun.

Hari ini, apa pun tempat yang sedang kita jalani, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa Tuhan jauh hanya karena keadaan yang sedang tidak berpihak pada kita. Bisa jadi kita belum melihat arah-Nya, tetapi ketahuilah bahwa tangan-Nya tetap bekerja.

Kehadiran Tuhan tidak bergantung pada seberapa dekat kita merasa dengan-Nya. Bahkan di "ujung laut" kehidupan sekalipun, tangan-Nya masih menuntun dan memegang kita.

Doa

Tuhan, terima kasih karena tidak ada tempat yang terlalu jauh dari hadirat-Mu. Ketika aku tidak memahami perjalanan hidupku, ingatkan aku bahwa Engkau tetap bersamaku. Tuntun langkahku dan pegang aku ketika aku takut, lelah, atau kehilangan arah. Ajarku untuk percaya bukan karena aku mengetahui seluruh jalan di depan, tetapi karena aku mengenal Pribadi yang menuntunku. Amin.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?