Ketika Tuhan Memakai Bangsa Kafir untuk Menyelamatkan Umat-Nya
Sumber: Jawaban Channel Youtube

Fakta Alkitab / 9 March 2026

Kalangan Sendiri

Ketika Tuhan Memakai Bangsa Kafir untuk Menyelamatkan Umat-Nya

Aprita L Ekanaru Official Writer
1464

Pernahkah Anda merasa berada dalam situasi yang paling gelap dan seolah tidak ada jalan keluar? Bangsa Israel mengalaminya pada tahun 586 Sebelum Masehi. Saat itu, Raja Nebukadnezar dari Babel menaklukkan Yerusalem, menghancurkan Bait Suci, dan membawa sebagian besar penduduk Israel ke pembuangan. Selama hampir 70 tahun, mereka hidup sebagai orang asing di tanah musuh, jauh dari rumah dan tanpa kebebasan beribadah. Ini adalah masa kelam yang dikenal sebagai Pembuangan Babel.

Namun, Alkitab mengajarkan kita sebuah kebenaran , bahwa Tuhan tidak pernah melupakan janji-Nya, bahkan di tengah penghukuman sekalipun.

 

BACA JUGA: Ternyata Iran Pernah Membebaskan Bangsa Israel dari Masa Gelap

 

Di tengah keputusasaan, Tuhan mengirimkan pesan melalui Nabi Yeremia. Tuhan berfirman bahwa pembuangan ini tidak akan selamanya terjadi. "Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini" (Yeremia 29:10). Sebuah janji pemulihan yang memberi harapan di tengah kepedihan.

Tepat 70 tahun kemudian, janji itu digenapi dengan cara yang tidak terduga. Pada tahun 539 SM, bangsa Persia yang dipimpin Raja Koresh Agung menaklukkan Babel. Yang menarik, Koresh bukanlah penyembah Allah Israel, namun Tuhan menggerakkan hatinya.

Sekitar 150 tahun sebelum Koresh lahir, Nabi Yesaya telah menubuatkan bahwa seorang pemimpin bernama Koresh akan menjadi "gembala" yang akan membangun kembali Yerusalem dan Bait Suci (Yesaya 44:28). Nubuat ini tergenapi ketika Raja Koresh mengeluarkan dekrit yang mengizinkan bangsa Israel pulang ke tanah air mereka untuk membangun kembali rumah Tuhan (Ezra 1:1-3). Tindakannya ini menunjukkan bahwa Tuhan adalah penguasa atas seluruh bangsa, bahkan bangsa yang tidak mengenal-Nya.

Bangsa Persia (yang kini dikenal sebagai Iran modern) tidak pernah tercatat sebagai musuh Israel. Sebaliknya, mereka justru menjadi alat pembebasan. Tuhan berfirman tentang Koresh, "Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku" (Yesaya 45:5).

 

BACA JUGA: Perang Iran-Israel, Apa Dampaknya ke Indonesia?

 

Kisah ini mengajarkan kita tentang kedaulatan Tuhan. Dalam hidup kita, mungkin ada masalah atau situasi yang terasa mustahil. Namun, Tuhan bisa memakai siapa saja, bahkan hal-hal yang tidak kita duga untuk mendatangkan kebaikan dan menggenapi rencana-Nya. Sama seperti Dia setia pada janji-Nya kepada Israel, Dia juga setia kepada kita.

Tonton video selengkapnya di bawah ini:

Jika Anda ingin tahu lagi lebih banyak mengenai sejarah Kekristenan, Anda dapat menghubungi Layanan Doa Doa di bawah ini:

Sumber : Jawaban Channel
Halaman :
1

Ikuti Kami