Chelsea Olivia Jalani 4 Operasi Sekaligus, Ingatkan Pentingnya Jaga Kesehatan Reproduksi
Sumber: Instagram (@chelseaoliviaa)

Health / 6 March 2026

Kalangan Sendiri

Chelsea Olivia Jalani 4 Operasi Sekaligus, Ingatkan Pentingnya Jaga Kesehatan Reproduksi

Claudia Jessica Official Writer
2343

Kondisi kesehatan aktris Chelsea Olivia baru-baru ini menjadi perhatian publik setelah ia mengungkapkan harus menjalani empat prosedur operasi dalam satu waktu di Malaysia.

Tindakan medis tersebut dilakukan setelah ia mengalami gangguan kesehatan reproduksi berupa pendarahan berkepanjangan yang berlangsung hampir dua bulan.

Melalui cerita yang ia bagikan di media sosial, Chelsea menjelaskan bahwa pengalaman tersebut menjadi perjalanan yang cukup berat, baik secara fisik maupun emosional.

Meski melelahkan, ia berharap kisahnya dapat menjadi pengingat bagi para perempuan untuk lebih peka terhadap kondisi tubuh serta tidak menunda pemeriksaan kesehatan saat merasakan gejala yang tidak biasa.

 

BACA JUGA: 3 Wanita Kristen Indonesia  Inspiratif Dan Terkenal. Patut Ditiru!

 

Awal Mula Gejala yang Tidak Biasa

Masalah kesehatan yang dialami Chelsea Olivia bermula pada Januari 2026, tidak lama setelah ia pulang dari liburan keluarga di Jepang. Saat itu ia mulai merasakan nyeri menstruasi yang terasa berbeda dari biasanya.

Menurut Chelsea, kram yang muncul terasa jauh lebih kuat dibandingkan siklus haid yang pernah ia alami sebelumnya. Pada awalnya ia mengira rasa sakit tersebut hanya akibat kelelahan setelah perjalanan panjang.

Namun keluhan tersebut tidak berhenti begitu saja. Selain rasa nyeri yang cukup intens, ia juga mengalami pendarahan yang berlangsung lebih lama dari siklus menstruasi normal.

 

BACA JUGA: Mandiri Banget! Nastusha Diajarkan Cuci Baju Sendiri oleh Glenn Alinskie

 

Pendarahan Berkepanjangan Selama Dua Bulan

Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan ketika pendarahan terus terjadi selama berminggu-minggu tanpa tanda-tanda berhenti. Bahkan setelah melewati 10 hari hingga dua minggu, keluhan tersebut masih terus berlanjut.

Selama hampir dua bulan mengalami kondisi tersebut, kesehatan fisik Chelsea mulai menurun. Ia mengaku sering merasa lemas, pusing, hingga mual yang cukup mengganggu aktivitas sehari-harinya.

Gambar: Chelsea Olivia berobat ke Penang, Malaysia, ditemani oleh Sang Suami, Glenn Alinskie

Beberapa perubahan fisik juga mulai terlihat. Wajah dan matanya sering tampak bengkak saat bangun tidur. Selain itu, berat badannya juga meningkat cukup cepat, bahkan bertambah sekitar lima kilogram dalam waktu singkat.

Chelsea juga sempat membagikan perasaan yang ia alami selama menghadapi kondisi tersebut melalui unggahan di Instagram Story.

"Cuma mau bilang, aku ingin memeluk semua perempuan yang pernah ada di fase-fase sepertiku. Tidak mudah, lelah dan frustasi," tulis Chelsea dalam unggahan instastory-nya.

 

BACA JUGA: 5 Pasangan Artis Kristen yang Green Flag, Bukti dari "Marriage Is Not Scary"

 

Upaya Mencari Diagnosis yang Tepat

Menyadari ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuhnya, Chelsea kemudian memutuskan untuk berkonsultasi dengan beberapa dokter. Ia sempat memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan menjalani berbagai pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi rahimnya dalam keadaan baik dan tidak ditemukan masalah seperti miom maupun kista. Saat itu dokter hanya memberikan obat untuk membantu menyeimbangkan hormon.

Namun setelah beberapa hari menjalani pengobatan, pendarahan yang dialaminya masih belum berhenti. Chelsea pun memutuskan mencari pendapat medis lain. Ia juga menjalani tes darah serta melepas alat kontrasepsi IUD yang sebelumnya digunakan.

 

BACA JUGA: Menjaga Kesehatan Reproduksi dalam Pandangan Kristen: Menjaga Tubuh Sebagai Bait Allah

 

Terbang ke Malaysia dan Menjalani Empat Prosedur Operasi

Karena kondisinya tidak kunjung membaik, Chelsea akhirnya mencari second opinion dengan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Penang, Malaysia.

Dari pemeriksaan ultrasonografi (USG) yang lebih detail, dokter akhirnya menemukan adanya polip rahim, yaitu pertumbuhan jaringan abnormal pada lapisan rahim yang dapat menyebabkan pendarahan berkepanjangan.

Chelsea mengaku sempat mempertanyakan berbagai kemungkinan penyebab kondisi yang dialaminya. Dalam unggahannya, ia menuliskan kegelisahan tersebut.

"Jadi pertanyaan kenapa dok?? Apakah pola makanku yg salah?? Kurang olahraga?? Atau apa?? Jawabannya 1 ... Tidak ada yang bisa memastikan, karena imbalance hormon bisa terjadi pada semua orang (apalagi yang sudah melahirkan) dan faktor genetik-ku."

Dokter kemudian menyarankan tindakan medis untuk mengatasi masalah tersebut. Chelsea juga mengungkapkan bahwa prosedur operasi yang dijalani tergolong tindakan kecil.

"Intinya tidak perlu khawatir besok akan kita bereskan dengan prosedur small surgery,"

Untuk mengatasi masalah tersebut, Chelsea menjalani empat prosedur medis sekaligus dalam satu operasi, yaitu hysteroscopy, polypectomy, dilatasi dan kuretase (D&C), serta endometrial resection. Tindakan tersebut bertujuan untuk membersihkan jaringan abnormal yang menjadi penyebab pendarahan.

 

BACA JUGA: Sisi Kehidupan yang Dianggap Tabu Ini Sebenarnya Berhubungan dengan Perintah Allah

 

Pesan Chelsea Olivia untuk Para Perempuan

Operasi yang dijalani Chelsea Olivia berjalan dengan lancar dan saat ini ia sedang menjalani masa pemulihan. Dari pengalaman tersebut, ia juga menyampaikan pesan kepada para perempuan agar lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi.

Chelsea menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, seperti pap smear dan tes hormon, setidaknya sekali dalam setahun. Ia juga mendorong perempuan untuk tidak ragu mencari pendapat medis kedua jika merasakan gejala yang tidak normal pada tubuh.

Menurutnya, semakin cepat masalah kesehatan terdeteksi, semakin besar pula peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ia juga menyarankan perempuan untuk mencatat siklus menstruasi agar perubahan yang terjadi dapat lebih mudah dipantau.

"Jika kamu merasa badanmu tidak bersahabat terus menerus, ada baiknya langsung cari second opini ke profesional dan test Hormon. Catet tanggal Mens dan juga selesainya, jadi kalo ada kejadian seperti aku gampang untuk di track lebih lanjut!! Lebih cepat lebih baik, we can do this girls,"

Pengalaman yang dialami Chelsea menjadi pengingat bahwa tubuh seringkali memberikan sinyal ketika ada sesuatu yang tidak beres. Karena itu, penting bagi setiap perempuan untuk lebih peka terhadap perubahan pada tubuhnya, berani memeriksakan diri, serta menjaga kesehatan sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur atas kehidupan yang telah diberikan.

Semoga Chelsea Olivia dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali beraktivitas dengan sehat.

Jika saat ini Anda atau orang terdekat sedang bergumul dengan masalah kesehatan dan membutuhkan dukungan doa, Anda tidak harus menghadapinya sendirian. Tim Layanan Doa CBN siap mendoakan Anda. Silakan hubungi atau kirim pesan ke 0822-1500-2424, dan biarkan kami berdiri bersama Anda dalam doa dan pengharapan. 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami