10 Makanan Imlek yang Gak Pernah Ketinggalan di Setiap Pertayaan, Ternyata Bermakna Lho
Sumber: Jiak Studio from Studio SEA

Kata Alkitab / 12 February 2026

Kalangan Sendiri

10 Makanan Imlek yang Gak Pernah Ketinggalan di Setiap Pertayaan, Ternyata Bermakna Lho

Claudia Jessica Official Writer
2487

Saat perayaan imlek, meja makan selalu penuh warna dan aroma yang khas. Ada kue keranjang yang lengket manis, jeruk mandarin yang segar, ikan utuh yang disajikan cantik, mi panjang umur, hingga babi panggang yang menggoda selera. Semua terlihat seperti hidangan biasa yang lezat dan meriah.

Tapi tahukah kamu, setiap sajian makanan imlek yang biasanya disajikan setiap perayaan ternyata punya makna yang luar biasa?

Dalam tradisi Tionghoa, setiap hidangan saat imlek dipercaya membawa simbol dan harapan untuk tahun yang baru. Berikut 10 makanan khas imlek beserta maknanya.

1. Kue Keranjang

Kue keranjang selalu hadir saat imlek. Teksturnya lengket dan rasanya manis, biasanya disusun bertingkat di meja sembahyang atau meja makan keluarga. Penataannya pun tidak sembarangan karena sering dibuat bertumpuk.

Kue ini melambangkan keharmonisan dan persatuan keluarga. Teksturnya yang lengket dipercaya menjadi simbol agar anggota keluarga tetap melekat satu sama lain. Susunan yang bertingkat juga dimaknai sebagai harapan agar kehidupan dan rezeki meningkat dari tahun ke tahun.

2. Jeruk Mandarin

Jeruk mandarin sangat identik dengan imlek. Warnan oranye keemasan membuatnya sering dianggap sebagai simbol kemakmuran. Makanya buah ini selalu ada di rumah dan dibagikan saat berkunjung.

Dalam kepercayaan Tionghoa, jeruk melambangkan keberuntungan dan kesejahteraan. Bentuknya yang bulat juga diartikan sebagai simbol kelengkapan dan kehidupan yang utuh di tahun yang baru.

3. Babi Panggang

Babi panggang menjadi salah satu hidangan utama dalam beberapa tradisi keluarga Tionghoa. Disajikan utuh atau dalam potongan besar, hidangan ini sering menjadi pusat perhatian di meja makan imlek.

Babi dipercaya melambangkan kemakmuran karena diasosiasikan dengan rezeki yang tersimpan. Ada pula yang memaknainya sebagai simbol kerja keras dan keberhasilan finansial di tahun mendatang.

4. Ikan

Ikan biasanya disajikan dalam keadaan utuh, tidak dipotong sebelum disajikan. Di Indonesia, ikan bandeng sering dipilih karena ukurannya besar dan cocok untuk hidangan keluarga.

Dalam tradisi, ikan melambangkan kelimpahan. Kata ikan dalam bahasa Mandarin terdengar mirip dengan kata surplus. Karena itu, menyajikan ikan saat imlek menjadi simbol harapan agar rezeki berlebih sepanjang tahun.

5. Mi Panjang Umur

Mi panjang atau siu mie selalu dihidangkan dalam keadaan utuh dan tidak terpotong. Cara memasaknya pun dijaga agar mi tetap panjang.

Mi dipercaya sebagai simbol umur panjang dan kehidupan yang berkesinambungan. Semakin panjang mi yang dimakan, semakin besar harapan akan usia yang panjang dan kehidupan yang stabil.

6. Lapis Legit

Lapis legit sering hadir di keluarga Tionghoa Indonesia. Kue ini memiliki banyak lapisan yang tersusun rapi dan rasanya manis legit.

Lapisan yang bertumpuk dipercaya melambangkan rezeki yang terus bertambah. Banyak keluarga mengartikan kue ini sebagai simbol keberhasilan yang datang bertahap namun pasti.

7. Kue Mangkok dan Kue Ku

Kue mangkok yang mekar di bagian atas menjadi simbol keberuntungan yang terbuka. Warna warni cerahnya juga identik dengan suasana imlek yang meriah.

Sementara kue ku yang berbentuk seperti tempurung kura kura dipercaya melambangkan panjang umur dan kesejahteraan. Bentuknya dianggap membawa simbol kehidupan yang stabil.

8. Manisan

Manisan biasanya disajikan dalam wadah khusus yang berisi berbagai jenis makanan manis. Setiap jenis manisan memiliki makna yang berbeda-beda.

Ada yang melambangkan kebahagiaan, kesuburan, kesehatan, hingga persahabatan. Rasa manis dari manisan dipercaya menjadi harapan agar hidup di tahun baru dipenuhi kebahagiaan.

9. Sup Delapan Bentuk

Sup ini terdiri dari delapan bahan utama yang dipercaya membawa keberuntungan. Angka delapan sendiri sering dikaitkan dengan kemakmuran dalam budaya Tionghoa.

Sup delapan bentuk melambangkan harapan agar usaha dan karier berkembang pesat. Setiap bahan di dalamnya dipercaya membawa simbol keberhasilan.

10. Ye Sheng

Yu sheng merupakan hidangan salad khas yang berisi irisan halus sayuran segar seperti wortel, lobak, dan timun. Beberapa keluarga juga menambahkan potongan ikan salmon atau tuna di atasnya. Hidangan ini biasanya disajikan saat imlek dan dinikmati bersama seluruh anggota keluarga.

Yu sheng dipercaya melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Saat menikmatinya, setiap anggota keluarga akan mengangkat yu sheng setinggi mungkin sambil mengucapkan harapan. Konon, semakin tinggi yu sheng diangkat, semakin besar pula peluang harapan dan rezeki terkabul di tahun yang baru.

Masih ada banyak lagi makanan khas Imlek yang belum dibahas dan memiliki makna yang baik. Semua makanan yang disajikan saat Imlek menggambarkan harapan akan umur panjang, rezeki melimpah, hubungan harmonis, dan kehidupan yang lebih baik.

Namun sebagai Chinese Kristen, kita percaya bahwa semua makanan adalah baik. Umur panjang, berkat, hubungan, dan harapan tidak ditentukan oleh simbol hidangan. Semua itu berada dalam tangan Tuhan yang memegang hidup kita.

Imlek tetap bisa menjadi momen kebersamaan dan sukacita. Kita boleh menikmati setiap makanan dengan rasa syukur. Tetapi pada akhirnya, hidup kita tidak ditentukan oleh simbol, melainkan oleh Tuhan yang setia menyertai setiap langkah kita.

Jika Anda ingin berbagi cerita atau mendiskusikan hal ini lebih dalam, tim Layanan Doa CBN siap memyambut Anda. Hubungi kami melalui WhatsApp di 0822-1500-2424.

 

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami