Pertanyaan “kemana kita pergi setelah kematian?” biasanya muncul ketika seseorang kehilangan orang terkasih atau merenungkan akhir hidupnya sendiri. Topik ini memang seringkali menimbulkan kebingungan karena ada berbagai pandangan yang beredar.
Ada yang percaya manusia hanya tidur sampai hari penghakiman terakhir, ada pula yang meyakini bahwa manusia langsung masuk ke surga atau neraka saat meninggal.
Lalu sebenarnya kemana kita pergi setelah kematian?
Kematian bukanlah akhir dari keberadaan manusia. Tubuh boleh berhenti bernapas, tetapi jiwa atau roh kita tetap hidup. Yang membedakan adalah ke mana jiwa itu pergi setelah seseorang meninggal, dan itu sangat bergantung pada masa manusia hidup di dunia.
Bagi orang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat, Alkitab menyatakan bahwa setelah kematian, jiwa atau roh akan langsung bersama Tuhan.
Rasul Paulus mengatakan bahwa kematian berarti “meninggalkan tubuh dan tinggal bersama Tuhan” (2 Korintus 5:6–8), bahkan ia menyebut keadaan itu sebagai sesuatu yang jauh lebih baik dalam Filipi 1:23.
BACA JUGA: Kita Akan Tetap Mengenali Orang Terdekat Di Surga Nanti, Ini 4 Buktinya
Namun, Alkitab juga mengajarkan tentang kebangkitan tubuh. Dalam 1 Korintus 15:50–54 dan 1 Tesalonika 4:13–17, dijelaskan bahwa pada waktu yang ditentukan Tuhan, orang percaya akan dibangkitkan dan menerima tubuh yang mulia.
Artinya, meskipun setelah kematian jiwa orang percaya langsung bersama Kristus, tubuh fisik tetap berada di kubur sampai kebangkitan. Suatu hari, tubuh dan jiwa akan dipersatukan kembali dalam keadaan yang sempurna untuk hidup kekal di langit dan bumi yang baru seperti yang digambarkan dalam kitab Wahyu 21–22.
Lalu kemana kita pergi setelah kematian jika seseorang tidak percaya kepada Kristus?
Alkitab menunjukkan bahwa mereka juga langsung masuk ke suatu keadaan sadar setelah meninggal, tetapi bukan dalam penghiburan. Lukas 16:22–23 menceritakan orang kaya yang setelah mati langsung mengalami penderitaan.
Namun, penderitaan ini bersifat sementara sampai kebangkitan dan penghakiman terakhir. Wahyu 20:11–15 menjelaskan bahwa semua orang mati akan dibangkitkan untuk dihakimi.
Mereka yang namanya tidak tertulis dalam kitab kehidupan akan dilemparkan ke dalam lautan api, yang disebut sebagai kematian yang kedua” Inilah keadaan kekal yang tidak dapat diubah.
BACA JUGA: Benarkah Ada Kehidupan Setelah Kematian?
Jawaban atas pertanyaan kemana kita pergi setelah kematian sepenuhnya ditentukan oleh apakah seseorang telah percaya kepada Yesus Kristus selama hidupnya.
Karena itu, kesempatan untuk menentukan arah kekekalan bukanlah setelah mati, melainkan sekarang, selagi kita masih hidup.
Jika pertanyaan kemana kita pergi setelah kematian membuat kamu ingin mengenal Yesus Kristus secara pribadi, Layanan Doa CBN siap membimbing agar kamu bisa mengenal kasih dan keselamatan di dalam Kristus.
Hubungi konselor Layanan Doa CBN dan ambil langkah iman untuk memulai hubungan pribadi dengan Yesus. WhatsApp: 0822-1500-2424
Sumber : Jawaban.com