Retret Hamba Tuhan di Manokwari Dorong Gereja Bangun Keluarga yang Berpusat pada Kristus
Sumber: dok. Istimewa

Berita CBN / 16 December 2025

Kalangan Sendiri

Retret Hamba Tuhan di Manokwari Dorong Gereja Bangun Keluarga yang Berpusat pada Kristus

Claudia Jessica Official Writer
2466

Jawaban.com — Sebanyak 64 pasangan suami istri yang melayani sebagai pendeta, gembala sidang, dan pemimpin gereja dari berbagai denominasi mengikuti Retret Hamba Tuhan yang diselenggarakan pada 2–3 Desember 2025 di Aston Niu Manokwari.

Kegiatan ini diinisiasi oleh PSC dan CBN Indonesia melalui program pemuridan The Parenting Project dengan tujuan untuk memperkuat fondasi keluarga para pemimpin gereja, yang menjadi dasar bagi pemulihan jemaat dan masyarakat.

Retret ini mengusung tema “Bersama Gereja Membangun Keluarga yang Berpusat pada Kristus” dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Manokwari sebagai perwakilan Pemerintah Kota, pimpinan aras nasional PGPI, pimpinan BKAG Kabupaten Manokwari, serta dihadiri oleh Asosiasi Pendeta Indonesia (API).

Kegiatan ini juga terlaksana melalui kerja sama dengan Persekutuan Gereja-gereja Papua (PGGP) Papua Barat.

Retret Hamba Tuhan secara khusus ditujukan bagi para gembala dan pemimpin gereja karena mereka memiliki peran strategis sebagai pengambil keputusan dalam pelayanan gereja.

Melalui pemuridan yang dimulai dari para pemimpin, dampak pembelajaran diharapkan dapat diteruskan secara berkelanjutan kepada jemaat.

Setelah pertimbangan yang matang, Manokwari dipilih sebagai lokasi pelaksanaan The Parenting Project. Sebagai kota Injil, tempat pertama kali Kekristenan masuk ke Tanah Papua, Manokwari memiliki peran strategis sebagai corong untuk membawa dampak bagi gereja-gereja di wilayah lain, bahkan hingga ke seluruh Indonesia.

“Di Manokwari ini banyak masalah terjadi dalam keluarga. Kasus KDRT termasuk yang tertinggi. Anak-anak yang hidup kumpul kebo dan menikah sebelum usia dewasa juga cukup banyak,” ungkap Tedo Wibowo, Head of Ministry Centre Manokwari.

Kondisi ini menggerakkan CBN Indonesia memperlengkapi para gembala dengan pemahaman parenting yang alkitabiah, dapat menjawab kebutuhan jemaat yang mereka layani secara relevan melalui The Parenting Project.

Selama dua hari, para peserta mengikuti tujuh modul The Parenting Project, yaitu Menjadi Teladan yang Baik, Tanki Emosi Anak, Membangun Kedekatan, Batasan dan Disiplin, Menjadi Seorang Ayah, Seksualitas Sehat dalam Keluarga, dan Menjadi Orang Tua Sepanjang Masa.

Proses pembelajaran dilakukan secara interaktif melalui pemutaran video, refleksi, diskusi, dan penerapan praktis dalam kehidupan keluarga.

 

Salah satu momen penting dalam retret ini adalah Komitmen Papa Mama, di mana para suami dan istri diajak untuk secara sadar membangun kembali keluarga mereka berdasarkan prinsip firman Tuhan.

Proses pembelajaran yang reflektif membantu banyak peserta melihat kondisi keluarga mereka secara jujur. Dalam sesi diskusi dan testimoni, terungkap berbagai dinamika yang selama ini jarang terlihat oleh publik.

Banyak keluarga hamba Tuhan ternyata sedang mengalami tekanan berat dalam relasi suami-istri maupun hubungan orang tua dan anak. Beberapa peserta bahkan menggambarkan kondisi keluarga mereka “seperti kapal yang karam dan berkarat.”

Tidak sedikit juga anak-anak hamba Tuhan yang merasa terluka, kurang diperhatikan, dan tidak mendapatkan peran ayah serta ibu sebagaimana yang diajarkan Alkitab. Kesadaran ini menjadi titik balik bagi banyak peserta.

Sejumlah gembala menyadari bahwa di tengah pelayanan yang terus berkembang, keluarga mereka justru tertinggal. Dari retret ini, lebih dari 50 gereja menyatakan komitmen untuk mengadopsi program pemuridan The Parenting Project dan menerapkannya di gereja masing-masing.

Melalui Retret Hamba Tuhan ini, CBN Indonesia berharap gereja-gereja semakin menyadari pentingnya pelayanan keluarga sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pemuridan.

Dengan keluarga para pemimpin yang dipulihkan, gereja diharapkan mampu menghadirkan dampak yang nyata bagi jemaat dan masyarakat luas.

 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami