Postingan Instagram Story anggota DPR RI yang juga artis, Nava Urbach, yang memuat potongan Roma 13:1-7 menjadi viral dan menuai beragam tafsir. Unggahan yang muncul di tengah demo penolakan tunjangan rumah anggota dewean ini dianggap banyak netizen sebagai sindiran halus agar masyarakat taat tanpa protes.
Namun, benarkah pemahaman itu? Apakah sebagai orang Kristen kita dituntut untuk selalu taat tanpa pengecualian pada penguasa, bahkan ketika kebijakan mereka terasa tidak adil? Atau justru suara kritis kita adalah bentuk tanggung jawab iman?
Dalam video eksklusif ini, Cahaya Bagi Negeri menghadirkan pembahasan mendalam bersama Ps. Petrus Kwik S.Th (GBI Shalom, Solo). Beliau mengupas tuntas makna pesan tersembunyi dan konteks historis di balik surat Rasul Paulus tersebut. Lebih dari itu, dibahas juga batasan-batasan ketaatan warga negara dan bagaimana menyampaikan kritik yang santun, bijak, dan sesuai perspektif Firman Tuhan.
Jangan biarkan pertanyaan sepenggal ayat ini menggantung tanpa jawaban yang jelas. Tonton video lengkapnya sekarang juga untuk mendapatkan perspektif alkitabiah yang mendalam dan belajar bagaimana menjadi agen perubahan yang positif, kritis, namun penuh hikmat dan kasih di tengah bangsa kita. Jangan lupa bagikan inspirasi ini kepada keluarga dan sahabat Anda.
Apakah Anda ingin tahu lebih tentang Firman Tuhan? Kami mengundang Anda untuk menghubungi Layanan Doa dan Konseling CBN. Kami siap dengan senang hati memberikan penjelasan secara pribadi tentang Tuhan dan kehidupan Kristen.
Sumber : Cahaya Bagi Negeri Youtube