Di atas panggung, ia adalah pemimpin pujian yang membawa hadirat Tuhan dengan suara lembut dan menyentuh hati. Tapi di balik pintu rumah, Ibu Vivi pernah menjadi sosok yang sangat berbeda, marahnya seperti "kerasukan", bahkan melakukan kekerasan fisik terhadap suaminya, Bapak Romo. Bagaimana mungkin seorang Song Leader gereja bisa sekeras itu di rumah?
Bapak Romo menceritakan betapa ia sering menjadi korban pukulan, tendangan, hingga tarikan rambut. Baju-bajunya sobek, tapi ia memilih untuk mengampuni seperti Yesus di kayu salib. Sementara Ibu Vivi menyadari bahwa luka masa kecilnya, didominasi oleh trauma keluarga yang keras membuatnya memendam kebencian terhadap suaminya.
Titik baliknya? Ketika Bapak Romo hampir sekarat setelah ditendang di bagian tubuhnya yang lemah, Ibu Vivi dihantam firman Tuhan: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Sejak saat itu, hidup mereka berubah total.
Bagaimana proses pemulihan mereka?
Apa yang membuat Ibu Vivi akhirnya berhenti melakukan kekerasan?
Bagaimana Bapak Romo bertahan tanpa membalas dendam?
Firman apa yang mengubah segalanya?
Kisah ini membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, bahkan memulihkan pernikahan yang nyaris hancur.
Tonton videonya di bawah ini dan dapatkan inspirasi untuk rumah tangga Anda! Jangan lupa share jika kisah ini memberkatimu.
"Cintailah orang dari kekurangannya, bukan kelebihannya." — Ibu Vivi.
Jika Anda sedang menghadapi tantangan dalam hubungan atau memiliki pertanyaan seputar pernikahan, kami mengundang Anda untuk menghubungi Layanan Doa CBN. Kami siap dengan senang hati memberikan bantuan dan dukungan untuk Anda.
Sumber : Cahaya Bagi Negeri Youtube