Gracella adalah sosok siswi berprestasi yang selalu mencatatkan namanya di deretan juara kelas. Impian untuk bisa kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) idamannya begitu besar, tapi jalan yang ia lalui tak semudah yang dibayangkan. Ia harus merasakan kegagalan di seleksi jalur undangan, kemudian juga tumbang lagi di SNBT. Rasa kecewa dan putus asa pun tak terelakkan. Ia merasa semua usahanya sia-sia, seakan masa depannya suram.
Tidak sampai di situ saja, dari keempat sahabatnya ternyata hanya Gracella sendiri yang tidak lolos, padahal ia adalah juara kelas berturut-turut saat SMA. Di satu sisi Gracella merasa sangat kecewa, namun di satu sisi juga ia tidak ingin merusak kebahagiaan sahabat-sahabatnya.
"Saya mau cerita tentang kekecewaan saya waktu itu, tapi saya takut merusak kebahagiaan mereka." Tutur Gracella.
Mengalami titik terendahnya, Gracella sempat tidak mengaktifkan Instagramnya. Menjauh dari Tuhan dan jarang pergi ke gereja lagi, ia bertanya-tanya mengapa Tuhan membuatnya harus mengalami kekecewaan ini. Padahal, selama ini ia selalu berdoa dan memohon tuntunan Tuhan.
Setelah hatinya mulai agak tenang, Gracella mulai mengaktifkan kembali Instagramnya dan menemukan unggahan dari Superyouth Generation. Awalnya, ia hanya membaca unggahan itu sambil lalu, tapi lama-kelamaan, hatinya tergerak untuk melihat lebih dalam.
Sampai suatu malam, ia merasakan rasa sesak kembali datang dan tidak memiliki teman untuk becerita. Tanpa ragu, Gracella mulai mengirimkan pesan pada Layanan Da CBN melalui DM Instagram Superyouth Generation, kemudian ia mencurahkan segala kegalauan hatinya.
Respons yang Gracella terima sungguh di luar dugaannya. Layanan Doa CBN meresponnya dengan cepat, bahkan tidak hanya mendengarkan dengan sabar, tetapi juga memberikan kata-kata penuh kasih yang menguatkan, baik secara emosional maupun rohani.
BACA HALAMAN SELANJUTNYA>>
Sumber : Jawaban.com