Ketegangan di Timur Tengah dan konflik yang melibatkan Israel bukanlah hal baru. Bahkan sejak ribuan tahun lalu, Alkitab sudah mencatat berbagai serangan dari bangsa-bangsa yang bersekutu untuk melawan Israel.
Menariknya, dalam setiap kisah itu, tangan Tuhan selalu menyertai umat-Nya, baik dalam kemenangan maupun teguran lewat kekalahan.
Apa saja koalisi yang pernah terbentuk untuk menyerang Israel? Bagaimana respons para pemimpin Israel saat itu? Dan apa yang bisa kita pelajari hari ini?
1. Lima Raja Kanaan Bersatu Melawan Israel (Yosua 10)
Setelah bangsa Israel menaklukkan kota Yerikho dan Ai, penduduk tanah Kanaan menjadi ketakutan.
Ketika kota Gibeon memutuskan berdamai dengan Israel, lima raja Kanaan, Adoni-Zedek (Yerusalem), Hoham (Hebron), Piram (Yarmut), Yafia (Lakhis), dan Debir (Eglon) membentuk koalisi untuk menyerang Gibeon (Yosua 10:1–5).
Yosua segera bertindak membela Gibeon. Dalam pertempuran itu, Tuhan turun tangan langsung, musuh dikacaukan, hujan batu turun dari langit, dan matahari bahkan dihentikan agar Israel bisa meraih kemenangan penuh (Yosua 10:11–13).
Kemenangan ini berlanjut saat raja Yabin dari Hazor membentuk koalisi baru di wilayah utara (Yosua 11). Tapi hasilnya tetap sama: Tuhan memberi kemenangan kepada umat-Nya.
2. Koalisi Moab, Amon, dan Meunim Menyerbu Yehuda (2 Tawarikh 20)
Pada masa Raja Yosafat, Yehuda menghadapi ancaman dari gabungan tiga bangsa besar, Moab, Amon, dan Meunim.
Mereka datang dari seberang Laut Asin, dan serangan ini sangat mendadak serta mengancam seluruh wilayah Yehuda (2 Tawarikh 20:1–2).
Yosafat tidak panik. Ia justru mengajak seluruh bangsa untuk berpuasa dan mencari Tuhan. Dalam doanya, ia berkata, “Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.” (2 Tawarikh 20:12)
Tuhan menjawab doa umat-Nya melalui nabi Yahaziel, bahwa mereka tidak perlu berperang karena Tuhan sendiri yang akan bertindak.
Ketika umat memuji dan menyembah Tuhan, musuh malah saling menghancurkan satu sama lain.
Yehuda menang tanpa mengangkat pedang, bahkan memperoleh jarahan besar.
3. Serangan Orang Arab dan Filistin di Zaman Raja Yoram (2 Tawarikh 21)
Tidak semua koalisi melawan Israel berakhir dengan kemenangan. Saat Raja Yoram memerintah Yehuda, kondisi rohani bangsa itu menurun drastis.
Yoram membunuh semua saudaranya demi takhta (2 Tawarikh 21:4) dan menikahi Atalya, anak Raja Ahab yang dikenal jahat.
Karena kejahatannya, Tuhan membangkitkan orang Filistin dan Arab untuk menyerang Yehuda (2 Tawarikh 21:16).
Mereka menjarah istana dan membawa pergi harta benda, anak-anak, serta istri-istri raja. Hanya Yoas, anak bungsu Yoram, yang tersisa.
Kekalahan ini adalah peringatan Tuhan. Bukan hanya kekalahan militer, tetapi juga kehancuran moral akibat meninggalkan hukum Tuhan.
Apa Pesan Alkitab dari Semua Ini?
Dari ketiga peristiwa di atas, kita bisa melihat pola yang konsisten bahwa, Tuhan selalu menyertai umat-Nya yang hidup dalam ketaatan. Kemenangan sejati tidak ditentukan oleh jumlah pasukan atau kekuatan militer, melainkan oleh hubungan yang dekat dengan Tuhan.
Sebaliknya, ketika pemimpin dan umat berpaling dari kehendak Allah, kekalahan bisa menjadi bentuk teguran yang serius.
Koalisi bangsa-bangsa melawan Israel dalam Alkitab bukan sekadar catatan sejarah, tetapi merupakan gambaran nyata bahwa Tuhan tetap berdaulat atas segala sesuatu, termasuk atas dinamika sejarah dunia yang sedang berlangsung hari ini.
Dengan memanasnya konflik geopolitik, termasuk yang melibatkan Israel, kita sebagai orang percaya diingatkan untuk tidak hanya melihat situasi dari sisi politik semata.
Tuhan tetap memegang kendali atas segala bangsa. Rencana-Nya akan terus berjalan, meskipun dunia tampak kacau.
Daripada takut atau bingung, mari kita lakukan seperti yang dilakukan Raja Yosafat, berdoa, mencari Tuhan, dan tetap percaya bahwa Dia yang akan bertindak.
Apakah Anda sedang menghadapi situasi yang menakutkan seperti Yosafat? Atau sedang merasa ditinggalkan seperti Yoram? Jangan hadapi sendiri.
Layanan Doa CBN 24 Jam siap mendoakan dan menemani Anda kapan saja. Hubungi kami di 0822-1500-024
Sumber : Jawaban Channel