Investasi Tanpa Rugi, Emang Ada? Ini 3 Pilihan Aman Buat yang Nggak Mau Jantungan
Sumber: Jenn Miranda from Jenn Miranda 's Images

Finance / 6 June 2025

Kalangan Sendiri

Investasi Tanpa Rugi, Emang Ada? Ini 3 Pilihan Aman Buat yang Nggak Mau Jantungan

Claudia Jessica Official Writer
9925

Siapa sih yang nggak mau investasi tanpa rugi? Kalau ada instrumen yang bisa kasih cuan terus tanpa bikin deg-degan, pasti semua orang udah kaya raya. Tapi realitanya, dunia investasi itu nggak bisa lepas dari risiko.

Hanya saja, ada kok pilihan investasi yang tergolong sangat aman dan cocok banget buat kamu yang nggak mau jantungan setiap buka aplikasi portofolio.

Dalam salah satu konten YouTube-nya, Felicia Putri Tjiasaka, seorang kreator konten keuangan sekaligus co-founder Ternak Uang, membahas topik ini secara menarik.

Felicia sendiri punya latar belakang kuat di bidang riset investasi, dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di pasar modal bersama CLSA dan Sucor Sekuritas.

Nah, menurut Felicia, memang tidak ada investasi yang benar-benar bebas risiko 100%.

 

 

BACA JUGA: Kata Siapa Generasi Sandwich Ga Bisa Investasi? Ikutin 3 Cara Ini Deh!

 

Tapi, ada beberapa jenis investasi yang nilai dan imbal hasilnya relatif stabil dan minim fluktuasi, alias sangat kecil kemungkinan ruginya. Untuk Anda yang termasuk investor konservatif, ini bisa jadi opsi menarik.

Berikut 3 pilihan investasi aman versi Felicia Tjiasaka yang layak kamu pertimbangkan:

1. Deposito Bank

Deposito adalah jenis simpanan di bank yang hanya bisa dicairkan dalam jangka waktu tertentu, misalnya 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun. Selama periode itu, dana kamu "dikunci" oleh bank.

Keuntungannya? Anda akan mendapatkan bunga tetap antara 2–7% per tahun. Karena sifatnya yang dijamin LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), deposito termasuk investasi yang sangat minim risiko.

Cocok banget untuk Anda yang butuh rasa aman dan nggak keberatan kalau uangnya tidak bisa dipakai dulu untuk sementara waktu.

2. SBN (Surat Berharga Negara) Ritel

Kalau deposito diterbitkan oleh bank, SBN ritel diterbitkan oleh pemerintah.

Konsepnya sederhana, jadi Anda "menghutangi" negara, lalu negara akan memberikan imbal hasil tetap tiap bulan. Biasanya bunganya lebih tinggi dari deposito, dan ditransfer langsung ke rekening kamu.

 

 

BACA JUGA: Masih Takut Investasi? Yuk Curi Ilmu Investasi Saham Mudah Dari Pakar Keuangan Ini…

 

Instrumen ini juga dijamin 100% oleh pemerintah, jadi dari sisi keamanan sangat bisa diandalkan.

Tapi sama seperti deposito, dana SBN tidak bisa dicairkan sewaktu-waktu. Ada masa jatuh tempo yang harus ditunggu.

3. Reksa Dana Pasar Uang atau Pendapatan Tetap

Jenis reksa dana ini isinya obligasi jangka pendek atau surat utang dari perusahaan yang relatif stabil. Grafik pergerakan nilainya cenderung naik, walaupun tidak secepat saham.

Keunggulannya ada pada fleksibilitas. Reksa dana pasar uang bisa dicairkan kapan saja tanpa penalti, dan cocok untuk Anda yang ingin investasi aman tapi tetap fleksibel.

Untuk pemula atau profesional yang ingin diversifikasi dengan risiko rendah, ini pilihan yang paling cocok.

 

 

BACA JUGA: Bolehkah Orang Kristen Menolak Memberikan Pinjaman? Ini Jawaban Pakar Keuangan

 

Investasi aman memang ada, tapi bukan berarti sepenuhnya bebas risiko. Felicia Tjiasaka mengingatkan bahwa pemahaman terhadap instrumen yang dipilih sangat penting sebelum kita memutuskan untuk berinvestasi.

Jadi, jangan sampai FOMO ya! Pastikan Anda tahu bagaimana cara kerja investasinya, risikonya, dan cocok atau tidak dengan tujuan finansial Anda.

Teruntuk Anda yang lebih suka tidur nyenyak daripada mikir volatilitas pasar, tiga opsi ini bisa jadi pilihan yang menenangkan dan nggak bikin jantungan.

Ingat, tujuan investasi bukan cuma soal untung cepat, tapi juga menjaga dan menumbuhkan aset secara konsisten dan terukur.

 

Sumber : Youtube Felicia Putri Tjiasaka
Halaman :
1

Ikuti Kami