Pastor Philip Mantofa adalah salah satu hamba Tuhan yang dikenal luas di Indonesia. Sebagai gembala Gereja Mawar Sharon (GMS), beliau memiliki visi besar untuk membangun 1.000 gereja lokal yang kuat dengan 1 juta murid Kristus.
Pelayanannya telah menjangkau berbagai belahan dunia dan menginspirasi banyak orang untuk mengalami kebangunan rohani. Bagaimana perjalanan beliau memulai pertobatan dan jejak pelayanannya? Berikut informasinya.
Pertobatan yang Mengubah Hidup
Philip Mantofa lahir di Surabaya pada 27 September 1974. Sejak kecil, ia menempuh pendidikan di Taipei dan Singapura, hingga akhirnya melanjutkan sekolah di Vancouver, Kanada.
Pada tahun 1992, saat ia masih berusia 18 tahun, hidupnya berubah drastis. Dalam sebuah kebaktian di Vancouver, ia mendengar suara yang berkata, "Philip, if you are not saved today, you will never be saved!" (Philip, jika kamu tidak diselamatkan hari ini, kamu tidak akan pernah diselamatkan!). Mendengar suara itu, ia segera berbalik dan menyerahkan hidupnya kepada Kristus.
Sejak saat itu, perjalanan rohaninya dimulai. Ia dibimbing oleh Pdt. Sonny Mandagie dari Emmanuel Indonesian Christian Fellowship, dibaptis, dan mulai mengalami transformasi karakter.
Panggilan Pelayanan dan Awal Kebangunan Rohani
Philip kemudian melanjutkan studi teologi di Columbia Bible College, British Columbia, Kanada, dan menyelesaikan pendidikannya pada 20 April 1996. Sebagai mahasiswa praktik, ia melayani di Jemaat Kristen Indonesia (JKI) Imanuel, Ungaran, Jawa Tengah, di bawah kepemimpinan Pdt. Samuel Handoko Mulyanto.
Tahun 1998 menjadi titik balik dalam pelayanannya. Saat kerusuhan terjadi di Indonesia, ia memutuskan untuk kembali ke tanah air dan melayani generasinya. Ia mulai dari pemimpin kelompok sel (komsel) pemuda di GBI Jemaat Mawar Sharon Surabaya, hingga akhirnya dipercaya sebagai Wakil Ketua Sinode GMS.
Dari sinilah Army of God, sebuah kebangunan rohani besar bagi generasi muda, lahir. Gerakan ini berawal dari Surabaya dan menyebar ke berbagai daerah, membawa banyak jiwa kembali kepada Tuhan.
Visi Kebangunan Rohani dan Pelayanan Kuasa Allah
Pada tahun 2000, Ps. Philip Mantofa mengalami penglihatan tentang neraka yang begitu mengerikan. Kesaksiannya tentang pengalaman ini membangkitkan gelombang pertobatan di mana-mana melalui KKR bertajuk A Trip to Hell.
Pelayanan ini terus berkembang. Dari khotbah tentang keselamatan, Tuhan membawa Ps. Philip Mantofa kepada pelayanan kesembuhan ilahi melalui Festival Kuasa Allah. Dalam pelayanan ini, mukjizat dan tanda-tanda ajaib terjadi, membuktikan bahwa kuasa Tuhan masih nyata bekerja hingga saat ini.
Gereja Mawar Sharon (GMS) yang dipimpinnya mengalami pertumbuhan pesat, dengan lebih dari 100.000 jemaat tersebar di berbagai lokasi di dalam dan luar negeri. Hingga kini, gereja-gereja lokal yang kuat telah didirikan di Asia, Australia, Eropa, dan Amerika Serikat.
Pelayanan Melalui Seni dan Media Digital
Saat ini, Ps. Philip Mantofa menjabat sebagai Gembala Senior Gereja Mawar Sharon sekaligus Wakil Ketua Sinode GMS. Dalam kepemimpinannya, ia terus berkomitmen untuk membangun gereja yang kuat dan melahirkan murid-murid Kristus yang berdampak bagi dunia.
Selain aktif dalam pelayanan gereja, Ps. Philip juga menekuni dunia seni dan dikenal sebagai seniman berbakat.
Sejak tahun 2014, ia mulai melukis secara profesional dan mengekspresikan penglihatannya melalui seni. Lukisan-lukisannya mengandung pesan profetik yang mendalam dan telah menginspirasi banyak orang.
Selain itu, ia juga memanfaatkan media digital untuk menjangkau lebih banyak jiwa. Khotbah dan pengajarannya tersebar luas melalui YouTube, seminar, dan berbagai platform lainnya.
Ia juga aktif menulis buku, di antaranya Before 30, Warrior for Revival, dan Holy Spirit My Best Friend.
Kehidupan Pribadi dan Keluarga
Ps. Philip Mantofa menikah dengan Irene Saphira, dan mereka dikaruniai tiga anak.
Di tengah kesibukannya sebagai pemimpin rohani, ia tetap menempatkan keluarganya sebagai prioritas utama. Baginya, keluarga adalah pelayanan pertama sebelum melayani jemaat.
Pelayanan luar biasa yang dilakukan Pendeta Philip Mantofa telah dilakukan selama bertahun-tahun dan memberikan dampak yang begitu besar bagi kehidupan banyak orang. Mari kita dukung terus pelayanan beliau dan kehidupannya dalam doa agar terus diurapi Tuhan.
Sumber : Berbagai Sumber