Apa yang sebenarnya terjadi dibalik penghianatan Yesus? Bagaimana para murid menghadapi peristiwa yang mengubah sejarah tersebut?
Film The Last Supper hadir dengan perspektif yang berbeda, membawa penonton lebih dalam ke dalam pergolakan batin para murid menjelang peristiwa besar ini. Mari kita telusuri lebih jauh bagaimana film ini menghidupkan kembali salah satu peristiwa paling dramatis dalam sejarah.
Tayang Perdana di AS dan Indonesia
Film The Last Supper dijadwalkan rilis di Amerika Serikat pada 14 Maret 2025. Sementara itu, penonton di Indonesia dapat menyaksikan film ini mulai 21 Maret 2025 di jaringan bioskop CGV, FLIX, dan CINEPOLIS.
Baca juga: 4 Ayat Alkitab Tentang Yesus Terang Dunia
Alur Cerita yang Menggugah
Tidak seperti film bertema serupa yang lebih fokus pada perspektif Yesus, The Last Supper menghadirkan kisah dari sudut pandang para murid. Film ini mengupas dinamika, pergolakan batin, dan konflik emosional yang terjadi di antara mereka sebelum pengkhianatan yang mengubah sejarah kekristenan.
Narasi dalam film ini menggambarkan bagaimana masing-masing murid memiliki rahasia dan motivasi pribadi yang berperan dalam peristiwa besar tersebut. Melalui pendekatan humanis dan emosional, film ini mengajak penonton untuk menyelami lebih dalam makna pengorbanan, kepercayaan, dan kekecewaan yang mereka alami.
Sutradara dan Pemeran Ternama
Film ini digarap oleh Mauro Borrelli yang juga bertindak sebagai penulis, bekerja sama dengan John Collins. Produksi film dilakukan oleh Canyon Productions, Grand Canyon University, dan Pinnacle Peak Pictures dengan lokasi syuting di Maroko, yang dipilih untuk memberikan latar yang lebih autentik.
Sejumlah aktor ternama turut membintangi film ini, di antaranya Robert Knepper, Jamie Ward, dan James Faulkner. Mereka akan berperan dalam membawa kisah ini menjadi lebih hidup dan menggugah emosi penonton.
Daftar Lengkap Pemeran Utama:
Baca juga: "The Passion of the Christ: Resurrection" Rilis Trailer, Kapan Tayang?
Pengalaman Sinematik yang Mendalam
Dengan sinematografi yang kuat dan penggarapan karakter yang mendalam, The Last Supper bukan hanya sekadar film sejarah, tetapi juga sebuah perjalanan spiritual yang menggugah hati. Film ini mengajak penonton untuk merefleksikan kembali nilai-nilai keimanan dan pengorbanan melalui sudut pandang yang lebih personal dan emosional.
Bagi umat Kristiani, film ini menjadi tontonan yang tepat untuk menyambut perayaan Paskah. Kisahnya yang menyentuh dapat menjadi refleksi tentang kepercayaan, kesetiaan, dan makna pengorbanan sejati.
Bagi Anda yang ingin kembali menikmati momen penyaliban Yesus secara khusus di masa-masa Paskah ini, Anda sudah bisa menikmati tayangannya di bioskop mulai 21 Maret 2025 mendatang. Melalui film ini, semoga Anda bisa kembali memaknai pengorbanan Yesus di kayu salib yang mati bagi setiap kita orang-orang berdosa.