Pernahkah Anda menonton sebuah film yang mengklaim mengangkat kisah dari Alkitab, namun meninggalkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban?
Film "Mary" yang baru saja tayang di Netflix adalah salah satunya, memicu diskusi hangat di kalangan umat Kristen.
Film ini mencoba menggambarkan perjalanan iman seorang wanita bernama Mary yang diduga terinspirasi dari Maria dalam Alkitab. Namun, beberapa elemen cerita mengundang kontroversi karena tidak sesuai dengan narasi Alkitab atau sejarah. Mari kita telaah lebih dalam beberapa klaim yang diangkat film ini.
1. Orang Tua Maria Tidak Tercatat di Alkitab
Film Mary mencoba membangun latar belakang Maria, ibu Yesus, dengan memberikan narasi tentang orang tuanya. Namun, para peneliti Alkitab menunjukkan bahwa nama orang tua Maria, yaitu Anna dan Yoakhim, tidak secara eksplisit tercatat di dalam Kitab Suci.
Informasi ini lebih banyak berasal dari tradisi Gereja dan literatur apokrif, seperti Protoevangelium Yakobus. Walau menarik secara dramatik, penggambaran ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana kebebasan kreatif diperbolehkan tanpa mengaburkan kebenaran Alkitab.
2. Apakah Maria adalah Bayi yang Dijanjikan Tuhan untuk Ibunya?
Film ini menggambarkan bahwa kelahiran Maria adalah jawaban atas doa panjang ibunya yang mandul. Dalam tradisi Kristen non-kanonik, Joachim dan Anna memang berdoa memohon anak, dan Maria dianggap sebagai jawaban dari Tuhan. Namun, Alkitab tidak mencatat detail ini.
Dalam konteks iman Kristen, Maria dihormati karena perannya sebagai ibu Yesus, bukan karena ia "dijanjikan" seperti Ishak kepada Abraham dan Sara.
Kisah Maria yang diajarkan Alkitab dimulai ketika malaikat Gabriel menyampaikan bahwa ia akan mengandung Yesus (Lukas 1:26-38). Penekanan ini penting untuk menghindari pengertian yang salah bahwa Maria adalah sosok yang sama signifikan dengan Yesus dalam rencana keselamatan Tuhan.
3. Apakah Raja Herodes Membunuh Istrinya?
Film ini juga menyebutkan Raja Herodes sebagai tokoh antagonis yang kejam, bahkan digambarkan membunuh istrinya sendiri karena paranoia. Fakta sejarah mendukung sebagian besar klaim ini. Menurut sejarawan Flavius Josephus, Herodes memang membunuh istrinya, Mariamne, bersama beberapa anggota keluarganya. Namun, Alkitab tidak mencatat detail ini.
Sumber : Jawaban.com